Implementasi B30 Diyakini Mampu Tekan Defisit Neraca Dagang

Rabu , 06 November 2019 | 14:07
Implementasi B30 Diyakini Mampu Tekan Defisit Neraca Dagang
Sumber Foto : Istimewa
Airlangga Hartarto
POPULER

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan akan segera mengatasi defisit neraca perdagangan Indonesia. Salah satu upaya yang akan dilakukannya ialah mempercepat implementasi bahan bakar minyak dengan campuran 30 persen hingga 100 persen nabati (B30-B100).

"Kita juga perlu dorong untuk kurangi neraca dagang yang negatif. Mulai B30 sampai B100, itu roadmap kita siapkan," ujarnya saat ditemui di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019). 

Ia mengatakan, dengan realisasi B30 pemerintah bisa berhemat sekitar 6 miliar dolar AS. Bahkan, diungkapkan mantan Menteri Perindustrian itu, jika B100 bisa direalisasikan juga, maka Indonesia bisa berhemat sebesar 18 miliar dolar AS. 

"Tekanan neraca dagang dari situ saja bisa diselesaikan. Dan pertamina punya salah satu refinery supaya di revamping jadi B100. Nah ini programnya sedang disiapkan," ungkapnya. 

Sebagai informasi, pada bulan lalu Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit US$ 160 juta per September 2019. Posisi ini berbanding terbalik dari kondisi Agustus 2019 yang surplus US$ 80 juta.

Jika diakumulasi, defisit neraca perdagangan Januari-September 2019 mencapai US$ 1,95 miliar. Realisasi defisit ini lebih rendah ketimbang periode Januari-September 2019 yang masih mencapai US$ 3,78 miliar. (Ryo)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load