Kapal Terbakar di Perairan Pulau Berhala Sumut

Rabu , 04 Agustus 2021 | 12:58
Kapal Terbakar di Perairan Pulau Berhala Sumut
Sumber Foto dok/ist
Kapal terbakar di Perairan Pulau Berhala Sumut.

SERDANG BEDAGAI - Kapal motor penangkap ikan, KM United, terbakar di perairan Pulau Berhala, Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut). Satu anak buah kapal (ABK) tewas dan dua orang dilaporkan hilang.

"Sebuah kapal motor penangkap ikan bernama KM United rute Pelabuhan Perikanan Belawan menuju Fishing Ground Perairan Pulau Berhala berkapasitas 60 GT terbakar di Perairan Pulau Berhala pada Selasa (3/08)," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Toto Mulyono, Rabu (4/8/2021).

Kapal tersebut membawa 10 ABK. Dia mengatakan tim SAR masih mencari korban hilang."Diketahui KM United membawa 10 orang ABK yang dimana akibat kejadian tersebut menyebabkan satu orang ABK meninggal dunia dan dua orang lagi masih dinyatakan hilang. Sedangkan tujuh orang lainnya selamat dan pagi tadi sekitar pukul 03.00 WIB telah tiba di Pelabuhan Belawan," ujarnya.

Toto mengatakan proses pemadaman api dibantu ABK dari dua kapal lain yang melintasi perairan itu. Namun, api telanjur membesar dan membuat kapal tersebut karam."Sehingga usaha yang dilakukan tidak membuahkan hasil, akibat kebakaran tersebut KM United karam di lokasi tersebut," ucapnya seperti dilansir Detik.com.

Ia mengatakan korban selamat dan tewas telah dievakuasi oleh kapal yang sempat membantu memadamkan api. Sementara itu, ABK yang hilang sedang dalam pencarian.

"Tadi sekitar pukul 07.00 WIB, KN SAR Sanjaya bersama 18 orang personel berangkat menuju perairan Pulau Berhala dan hingga saat ini tim masih fokus melakukan pencarian, semoga korban secepatnya bisa diketemukan," Toto menjelaskan.

Berikut data korban selamat:
1. Ilham (51)
2. Abdul Khoir Lase (28)
3. Hotma Pasolian (32)
4. Putra (23)
5. Syahrial (25)
6. Erikson Sitompul (45)
7. Idris Gunawan Harahap (32)

Korban meninggal :
1. M Ali Simanjuntak

Korban Hilang :
1. Jhon (nakhoda kapal)
2. Simatupang (ABK).(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load