1.800 Warga di Halmahera Utara Mengungsi Karena Banjir

Minggu , 17 Januari 2021 | 22:14
1.800 Warga di Halmahera Utara Mengungsi Karena Banjir
Sumber Foto CNN Indonesia
Petugas mengevakuasi korban banjir di Halmahera

JAKARTA--Sebanyak 1.801 jiwa mengungsi akibat banjir di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Sabtu (16/1).

Sebuah jembatan dikabarkan terputus, 809 unit rumah terendam, tiga unit rumah terbawa banjir dan dua unit rumah rusak berat.

Badan Nasional Penangguangan Bencana (BNPB) dalam rilis tertulis, Minggu (17/1) mengabarkan terdapat lima kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Kecamatan Kao Barat, Kecamatan Halmahera Utara, Kecamatan Galela Barat, Kecamatan Galela Selatan dan Kecamatan Loloda Utara. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara melakukan kaji cepat, berkoordinasi dengan instansi terkait, masyarakat dan relawan serta tim gabungan dalam melakukan evakuasi masyarakat terdampak. BPBD  juga mendirikan tenda pengungsi di perbatasan antara Desa Pitago dan Desa Kai. 

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Provinsi Maluku Utara berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir.

Untuk itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga ditengah musim hujan yang akan terjadi di sejumlah wilayah hingga Februari 2021. Masyarakat dapat memantau informasi prakiraan cuaca melalui BMKG serta memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui InaRisk.

 

 



Sumber Berita: BNPB
KOMENTAR

End of content

No more pages to load