Tanah Longsor di Garut, 20 Rumah Tertimbun

Jumat , 04 Desember 2020 | 21:55
Tanah Longsor di Garut, 20 Rumah Tertimbun
Sumber Foto BNPB
Tanah longsor di Garut

JAKARTA--Sebanyak 20 unit rumah warga Garut tertimbun longsor, yang dipicu intensitas hujan tinggi dan pergerakan tanah di lokasi kejadian sekitar pukul 06.30 waktu setempat. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut melaporkan tanah longsor juga menutup akses jalan setempat. Alat berat telah diturunkan untuk pembersihan material longsor. 

Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangan tertulis Jumat (4/12) mengatakan pembersihan material longsor masih terus berlangsung di lokasi yang dilakukan oleh tim gabungan dan masyarakat setempat. 

BPBD mencatat sekitar 30 KK atau 100 jiwa mengungsi sementara waktu. Dua desa yang terdampak, yaitu Desa Sukamulya dan Desa Sukalaksana yang keduanya berada di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. 

Dikutip dari laman resmi BNPB, selain 20 unit rumah warga yang tertimbun longsor, terdapat 92 unit rumah lain yang terancam. 

Kabupaten Garut merupakan salah satu wilayah dengan potensi bahaya tanah longsor dengan tingkat kerawanan sedang hingga tinggi. Sebanyak 42 kecamatan teridentifikasi dengan potensi bahaya tersebut. Hal tersebut dapat dilihat pada analisis InaRISK yang dapat diakses pada inarisk.bnpb.go.id.

Dilihat pada prakiraan cuaca tiga harian dari BMKG, Provinsi Jawa Barat termasuk yang berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada hari ini, Kamis (4/12). Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometerologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. 

 

 



Sumber Berita: BNPB
KOMENTAR

End of content

No more pages to load