Pasien Melonjak, RS Rujukan Covid di Kabupaten Banyumas Penuh

Minggu , 22 November 2020 | 12:11
Pasien Melonjak, RS Rujukan Covid di Kabupaten Banyumas Penuh
Sumber Foto Portal Purwokerto
Bupati Banyumas Achmad Husein

JAKARTA--Kamar isolasi bagi pasien terinfeksi Covid-19 di rumah sakit rujukan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikabarkan penuh. Pasien baru terpaksa menempati ruang IGD,  menunggu antrian.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengakui terjadi lonjakan pasien baru selama November. “Akibatnya ruang isolasi di sejumlah rumah sakit penuh. Informasinya  pasien baru harus menunggu antrian di IGD,” katanya, seperti dikutip Portal Purwokerto.

Pihaknya sudah mengumpulkan direktur rumah sakit rujukan milik pemerintah dan swasta,” Antrian terjadi karena masih banyak pasien positif  corona yang tidak kunjung sembuh. Hasil swab masih positif  meski sudah menjalani perawatan lebih dari 10 hari, jumlahnya ada 60 orang,” terangnya.

Sesuai aturan Kementerian Kesehatan, kata Husein, pasien Covid-19 yang telah dirawat di lebih dari 10 hari dan kondisinya membaik, diarahkan untuk isolasi mandiri di rumah.

Pihaknya kemudian mengambil inisiatif untuk memindahkan ke 60 pasien ke lokasi karantina. di Balai Diklat, Pondok Slamet atau Wisma Wijayakusuma atau ke hotel. “Mereka sudah sehat, tapi hasil swabnya positif. Sedang ruang isolasi di rumah sakit hanya untuk pasien yang benar benar membutuhkan perawatan,” jelas Husein.

Karyawan Pabrik

Dikabarkan bahwa sebanyak 17 karyawan perusahaan bulu mata asal Purbalingga terkonfirmasi positif covid-19. Belasan orang ini kemudian dikawal untuk melakukan isolasi mandiri di Gedung Korpri Jalan Mayjend Sungkono Kecamatan Kalimanah.

Pengawalan ini dilakukan oleh petugas kepolisian dari Polres Purbalingga. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Kalimanah Iptu Setiadi.

Iptu Setiadi mengatakan pengawalan dilakukan dari tempat kos para pekerja pabrik bulu mata di wilayah kelurahan Kalikabong menuju Gedung Korpri yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat. “Kita terjunkan personel untuk menjamin kegiatan berjalan dengan aman. Dalam pengamanan kita juga dibantu personel TNI dari Koramil Kalimanah,” ujar Iptu Setiadi dikutip Tribratanews Purbalingga.

Sebelumnya, belasan karyawan ini melaukan tes swab beberapa hari lalu. Setelah terkonfirmasi positif covid 19, mereka pun melakukan isolasi mandiri di tempat kos masing-masing. Akan tetapi, warga setempat merasa keberatan, sebab yang terkena covid 19 cukup banyak.***



Sumber Berita: Portal Purwokerto
KOMENTAR

End of content

No more pages to load