Jalur Garut-Tasikmalaya Tergerus Longsor

Selasa , 27 Oktober 2020 | 13:23
Jalur Garut-Tasikmalaya Tergerus Longsor
Sumber Foto dok/Polres Garut
Sejumlah warga melihat kondisi jalan yang tergerus longsor di jalur selayan Jabar tepatnya di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (26/10/2020).

GARUT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut menyebutkan jalur selatan Jawa Barat (Jabar) yang menghubungkan Garut-Tasikmalaya di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, tergerus longsor, Selasa (27/10/2020). Akibat kondisi itu kendaraan roda empat dari arah Garut menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya tidak bisa melewati jalan itu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut, Tubagus Agus Sofyan membenarkan longsor yang terjadi akibat hujan deras, Senin (26/10/2020) itu telah menggerus sebagian badan jalan raya provinsi lintas selatan di Kampung Cimadang, Desa Najatan, Kecamatan Cibalong, Garut.

"Akibat kejadian longsor itu kendaraan roda empat tidak bisa lewat, roda dua masih bisa," katanya.

Ia menyampaikan bencana tanah longsor telah menggerus kedua bagian bahu jalan yakni dari arah Garut longsor sebelah kanan kurang lebih selebar 8 meter dan sebelah kiri 5 meter.

Penanganan selanjutnya, kata Tubagus, sudah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jabar yang berwenang untuk memperbaiki kembali jalan raya terdampak longsor itu."Laporan dari camat bahwa penanganan dilakukakan oleh PUPR provinsi dan kabupaten, saat ini masih dalam penanganan, mudah-mudahan secepat mungkin bisa dilalui kendaraan roda empat," tuturnya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Ajun Komisaris Asep Nugraha menambahkan jalur selatan menghubungkan Cibalong, Kabupaten Garut dengan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya terjadi hambatan akibat longsor menggerus jalan tersebut.

Sejumlah polisi, lanjut dia, sudah melakukan pengamanan di lokasi longsor, dan mengalihkan arus lalu lintas kendaraan roda empat selama proses perbaikan jalan yang rencananya akan dibuat jembatan sementara oleh dinas terkait."Menurut keterangan dari Dinas Bina Marga Provinsi diperkirakan selama tiga hari ke depan akan dibuatkan jembatan darurat dari besi," ia menambahkan.(*)



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load