Kebakaran di Melawi Kalbar, Empat Orang Tewas

Kamis , 08 Oktober 2020 | 12:16
Kebakaran di Melawi Kalbar, Empat Orang Tewas
Sumber Foto dok/Antara/Norjani
Ilustrasi kebakaran.

PONTIANAK - Kebakaran besar yang terjadi di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (7/10/20/2020) malam sekitar pukul 23.35 WIB, menyebabkan empat orang korban yang merupakan satu keluarga meninggal dunia.

Demikian dikatakan Juru Bicara Polda Kalbar, Kombes Donny Charles Go di Pontianak, Kamis (8/10/2020).

"Kebakaran yang menghanguskan delapan bangunan, salah satunya empat pintu bangunan Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, Kabupaten Melawi dan empat bangunan lainnya itu terjadi di Jalan Propinsi kilometer 02, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, atau tepatnya di depan Polsek Nanga Pinoh," katanya.

Adapun korban meninggal dunia dan luka bakar pada musibah kebakaran itu, yakni Meritiu meninggal dunia, David Alberto (anak pertama) luka bakar, kemudian Vita Oktavia (13) meninggal, Feri Irawan (9) meninggal, dan Rizki Heng (2) meninggal."Info dari anak korban bahwa ibunya Meritiu dan ketiga adiknya berada di dalam kamar dengan kondisi api sudah besar, sehingga tidak bisa menyelamatkan diri," kata Donny seperti dilansir Antara.

Data sementara bangunan yang terbakar sebanyak delapan pintu, yakni empat pintu bangunan Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Melawi, kemudian satu Cafe Millenial 87, satu Rumah Makan Satria, satu bengkel motor milik Marianto Ala Riko, dan satu warung kopi/ tempat pencucian mobil dan motor 99 milik Sukarman.

"Hingga saat ini kerugian materil bangunan yang terbakar belum dapat di taksir. Dan Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB, Kamis dini hari," ujarnya.

Pihak Polres Melawi saat ini sudah memasang garis polisi di TKP (tempat kejadian kebakaran) tersebut, guna memudahkan melakukan penyelidikan dalam kasus itu.

Donny juga mengimbau, kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah terjadinya kebakaran, salah satunya mengecek dan memastikan tidak ada api ketika akan tidur atau mau meninggalkan rumah.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load