Ratusan Petani Medan Long March Menuju Istana Presiden

Kamis , 30 Juli 2020 | 11:51
Ratusan Petani Medan Long March Menuju Istana Presiden
Sumber FotoTribunnews.com
Para petani berjalan kaki

JAKARTA--Ratusan petani dari Deli Serdang, Sumatera Utara, tergabung dalam Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Petani Mencirim Bersatu (SPMB), berjalan kaki melintasi Kota Bandarlampung hendak menuju Istana Presiden di Jakarta. 

Koordinator aksi Yudi Wahyudi menyatakan, tujuan berjalan kaki selama sebulan lebih ini bertujuan untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo mengadukan permasalahan 2.000 hektar lahan pertanian petani yang dirampas oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II.

"Aksi jalan kaki atau long march para petani dari Medan menuju Jakarta itu telah dilakukan selama 35 hari dan hari ini melintas di Kota Bandar Lampung," kata Koordinator aksi tersebut, Yudi Wahyudi kepada RRI, Rabu (29/7). 

"Kami melakukan jalan kaki dari Medan, Deli Serdang Sumatera Utara sejak 25 Juli, jadi sampai hari ini kami sudah tiba di Kota Bandar Lampung dan sudah 35 hari kami melaksanakan aksi jalan kaki ini untuk menuju ibukota Jakarta untuk menemui bapak Presiden Joko Widodo," imbuhnya. 

Menurut Yudi, akibat perampasan tersebut, rumah-rumah dan ladang pertanian mereka dihancurkan dan ditanami tebu dan sebagian akan didirikan bangunan komersil.

"Kami ingin mengadukan kepada Presiden selaku orang tua kami dimana tanah kami telah dirampas oleh korporasi besar yaitu PTPN II, lumbung pangan kami dihancurkan saat pandemi terjadi dimana kami tidak bisa keluar dari rumah," ujar Yudi.

Dalam tuntutannya terpampang di spanduk, para petani tersebut meminta Presiden Joko Widodo Segera membubarkan PTPN 2, meminta negara hadir dalam penyelesaian konflik agraraia di Deli Serdang, memberikan tanah dan sertifikat kepada petani Simalingkar, serta merinci dan menghentikan kriminalitas terhadap petani.



Sumber Berita: rri.co.id
KOMENTAR

End of content

No more pages to load