• Selasa, 27 September 2022

Kronologi Tabrakan Beruntun Yang Menewaskan 6 Orang di Dieng

Banjar Chaeruddin
- Sabtu, 10 September 2022 | 21:05 WIB
 
SINAR HARAPAN--Polisi hingga kini masih menhan pengemujdi bus parisiwata yang terlibat kecelakaan di Wonosobo untuk diinterogasi.
 
Dikabarkan sopir bus pariwisata yang terlibat kecelakaan, dalam kondisi selamat tak terluka sedikitpun. Saat ini ditahan di Kantor Satlantas Polres Wonosobo. 

“Untuk saat ini pengemudi dalam keadaan sehat, kami amankan dan kami mintai keterangan di Satlantas Polres Wonosobo,” kata Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyo, Sabtu (10/9). 
 
Kecelakaan beruntun terjadi di Dieng Wonosobo, dan jalur tengkorak Kertek,  Sabtu dini hari. Sebanyak enam orang tewas dalam kecelakaan tersebut.
 
Kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun adalah sebuah bus pariwisata yang mengakut 37 penumpang, dua mobil bak terbuka (pikap) Mitsubishi dan dua mobil minibus Toyota Kijang Innova dan Nissan Livina.

Informasi dari Satlantas Polres Wonosobo, 6 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas setelah sebuah bus pariwisata menabrak sejumlah mobil di persimpangan Pasar Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Petugas Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia di Simpang Empat Kertek, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu dini hari.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Komisaris Besar Polisi Agus Suryo Nugroho di Wonosobo, Sabtu, mengatakan kegiatan olah TKP ini untuk mencari penyebab terjadinya kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata dengan empat kendaraan roda empat itu.

"Jadi, kategorinya tabrak beruntun tetapi satu arah dan juga ada satu kendaraan lawan arah. Kami lakukan olah TKP secara traffic accident analysis untuk memastikan penyebab peristiwa kecelakaan itu. Apakah kecepatan tinggi atau rem blong dan lain sebagainya," katanya.

Agus mengatakan dari hasil olah TKP dapat disimpulkan penyebab kecelakaan maut itu, termasuk mengukur kecepatan kendaraan, rem blong atau faktor-faktor lain, baik itu jalan maupun kendaraan.

"Ini masih dalam proses dan setelah ini kami bersama Jasa Raharja juga akan cek ke rumah sakit. Korban-korban yang meninggal dunia nanti dicek di rumah sakit," katanya
 
Kejadian tersebut bermula ketika bus yang mengangkut 39 orang tersebut melaju dari arah Temangggung menuju Wonosobo. Saat melaju di jalan menurun menjelang lokasi kejadian laju bus tidak terkendali, kemudian menabrak sejumlah mobil yang melaju searah di depannya hingga 2 Km.

Sejumlah mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut antara lain dua Mitsubishi L300, sebuah Toyota Kijang, dan satu Nissan Livina.

Para korban meninggal dunia dan terluka dalam kejadian tersebut kemudian dilarikan ke RS Muhammadiyah Wonosobo.
 
Kronologi
 
Dikutip dari iNews, seorang saksi mata bernama Helmy Nur Matyas mengatakan kronologi kecelakaan beruntun itu berawal dari bus rombongan wisata dari Probolinggo, Jawa Timur yang hendak menuju Dieng.

Setibanya di Simpang Kretek yang kondisinya menurun tajam, bus menabrak salah satu mobil pikap dari arah berlawanan dan sebuah minibus yang terparkir di jalan.

Laju bus baru terhenti saat menabrak sebuah tugu di pertigaan kretek. 

“Laju bus terhenti setelah menabrak sebuah tugu pertigaan Kertek,” kata salah satu warga di lokasi kejadian, Helmy Nur Matyas. 

Selain korban tewas terdapat sejumlah korban luka. Hingga kini identitas korban tewas belum diketahui.

 

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Gempa Magnitudo 6.4 Guncang Meulaboh Aceh

Sabtu, 24 September 2022 | 04:13 WIB

Gempa Guncang Sukabumi dan Sekitarnya Pada Selasa Petang

Selasa, 20 September 2022 | 21:56 WIB

Pulau Lihaga, Surga Tersembunyi di Likupang

Selasa, 20 September 2022 | 18:56 WIB
X