• Kamis, 8 Desember 2022

Ingat, Mulai Minggu Pagi Ini Berlaku Lagi Syarat Vaksin Booster Bagi Pelaku Perjalanan

Banjar Chaeruddin
- Minggu, 17 Juli 2022 | 07:57 WIB

Ilustrasi (Indonesiare.co.id)

SINARHARAPAN--Pemerintah kembal mewajibkan vaksin booster sebagai syarat perjalanan di dalam negeri yang berlaku mulai hari Minggu (17/7) ini.

Darat baru tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas COVID-19 No 21/2022. Kebijakan ini berlaku saat COVID-19 harian melonjak hingga tembus 4 ribu lebih kasus baru pada  Sabtu kemarin.

SE 21/2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) ini menetapkan beberapa aturan terkait vaksin booster dan aturan tes COVID-19 bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN).

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, menjelaskan secara umum yang diatur di dalam SE tersebut yakni pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia.

“SE Kemenhub ini merujuk pada SE Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 21 dan 22 Tahun 2022 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri dan luar negeri pada masa pandemi COVID-19,” demikian disampaikan Adita Irawati, pekan lalu.

Berikut ini rincian aturannya:

1. PPDN yang mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen;

 2. PPDN yang mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam.
 
3. PPDN yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.
 
4. PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksinasi dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi, namun wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.
 
5. PPDN dengan usia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua, tanpa menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen; atau
 
6. PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan dari ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping.
 
Pengecualian berlaku bagi perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi maupun umum dan kereta api dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan.



Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Gempa Magnitudo 6.2 Guncang Perairan Jember

Selasa, 6 Desember 2022 | 14:58 WIB

PVMGB Naikkan Status Gunung Semeru ke Level 'Awas'

Minggu, 4 Desember 2022 | 17:43 WIB

Gempa Dangkal Masih Guncang Cianjur dan Sekitarnya

Sabtu, 26 November 2022 | 18:49 WIB

Gempa Magnitudo 4.3 Guncang Pesisir Bengkulu

Jumat, 25 November 2022 | 23:53 WIB

Sesar Cimandiri:Jalur subur rawan gempa

Selasa, 22 November 2022 | 19:20 WIB
X