• Jumat, 1 Juli 2022

Longsor di Cianjur Selatan, PUPR Jabar Kebut Pembangunan Jalan Baru

Banjar Chaeruddin
- Minggu, 19 Juni 2022 | 19:45 WIB
Pembangunan jalan pengganti yang longsor di Cianjur (Antara)
Pembangunan jalan pengganti yang longsor di Cianjur (Antara)

SINARHARAPAN--Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Barat memulai pembangunan jalan baru dengan menggali tebing di dekat ruas jalan yang longsor di Bojong Petir, Cianjur.

“Dengan panjang kurang lebih 100 meter langsung dimulai sejak tadi malam masih dilokasi yang sama namun bergeser, sisa jalan lama akan menjadi bahu jalan nantinya,” jelas Camat Tanggeung, Asep Junaedi, Minggu (19/06).

Asep menjelaskan, pembangunan jalan tersebut akan selesai dengan waktu yang relatif singkat. “Estimasi waktunya diperkirakan selesai kurang lebih dua minggu kedepan,” ungkap dia.

Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo saat dihubungi, Minggu, mengatakan untuk sementara jalur utama selatan Cianjur atau sebaliknya tertutup dari kendaraan roda empat. "Saat ini jalan yang amblas tertutup dari kendaraan roda empat terutama kendaraan berat seperti truk dan (Isuzu) Elf, " katanya.

Pihaknya mencatat landasan jalan milik provinsi itu hilang hampir 80 persen dari lebar 9 meter, sehingga kendaraan yang melintas rawan terjadi kecelakaan tunggal karena landasan jalan yang tersisa rentan kembali amblas terutama saat hujan kembali turun deras.

Kapolsek Tanggeung, AKP Deden mengungkapkan jalur utama menuju selatan Cianjur atau sebaliknya untuk sementara dialihkan sebagai upaya antisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan karena longsor susulan dapat terjadi setiap saat.

"Hari ini dinas terkait akan melakukan pengikisan tebing di bagian atas jalan agar jalur dapat kembali dilalui kendaraan. Sementara arus kendaraan dapat melintas di jalur alternatif Sukanagara tembus Tanggeung atau sebaliknya dari Tanggeung tembus Sukanagara," katanya.

Akses jalan nasional di Kampung Kebon Jengjen, Desa Bojong Petir, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat longsor pada Sabtu (18/6). Longsor jalan utama penghubung antar kecamatan di wilayah Cianjur selatan itu akibat tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan itu sejak dua pekan terakhir.

Kapolsek Tanggeung AKP Deden mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Saat kejadian, arus lalu lintas di ruas jalan itu dalam kondisi sepi.
 
Curah hujan yang tinggi dalam dua pekan terakhir, kata Deden, menyebabkan debit air Sungai Cibuni yang membentang di wilayah itu menggerus tebing dan mengakibatkan jalan ambrol.
 
"Sebelumnya memang sudah ada retakan pada badan jalan dan kita telah lakukan upaya dengan memasang rambu peringatan bagi pengendara. Kejadiannya sekitar pukul 14.30 WIB, tidak ada korban jiwa," kata Deden kepada wartawan.
 
 
 

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Aktris Senior Rima Melati Tutup Usia

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:40 WIB

Pesawat Susi Air Kecelakaan di Papua

Kamis, 23 Juni 2022 | 09:12 WIB

Gempa Kuat Mengguncang Bengkulu dan Sekitarya

Sabtu, 18 Juni 2022 | 19:57 WIB
X