• Jumat, 1 Juli 2022

Gelombang Setinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi di Samudera Hindia

Banjar Chaeruddin
- Minggu, 19 Juni 2022 | 17:41 WIB

ilustrasi (infosumbar.net)

SINARHARAPAN--Gelombang tinggi hingga 6 meter berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Samudra Hindia pada hari ini hingga Senin (20/6) besok, demikian BMKG mengingatkan.

"Gelombang yang sangat tinggi berkisar 4,0 - 6,0 meter terjadi di Samudra Hindia Barat Lampung dan Samudra Hindia Selatan Jawa - Bali," papar BMKG dalam pernyataan tertulis, Minggu.

Selain itu, peningkatan gelombang tinggi 1,25 - 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Nias, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan P. Sawu - P. Rote - Kupang, Laut Timor, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Selat Makasar bagian selatan, perairan timur Baubau - Kep. Wakatobi, perairan Manui - Kendari, Laut Flores, Laut Sulawesi, Laut Banda, perairan Kep. Sermata - Kep.Babar - Tanimbar, perairan selatan Kep. Kei - Kep. Aru, dan Laut Arafuru bagian barat

Gelombang tinggi dalam kisaran 2,5 - 4,0 meter bisa terjadi di perairan barat Kep. Mentawai, perairan Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Nias - Enggano, Selat Sunda bagian barat - selatan, perairan selatan P. Jawa - P. Sumba, Samudra Hindia Selatan NTB - NTT, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Laut Arafuru bagian tengah dan timur.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara, menurut BMKG, dominan bergerak dari Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.

 

Dikutip Tempo.co, kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, Laut Banda, Laut selatan Jawa, dan Laut Arafuru. Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 m). "Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," dalam keterangan BMKG.

Editor: Banjar Chaeruddin

Tags

Terkini

Aktris Senior Rima Melati Tutup Usia

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:40 WIB

Pesawat Susi Air Kecelakaan di Papua

Kamis, 23 Juni 2022 | 09:12 WIB

Gempa Kuat Mengguncang Bengkulu dan Sekitarya

Sabtu, 18 Juni 2022 | 19:57 WIB
X