• Kamis, 6 Oktober 2022

Hiu Paus Muncul di Perairan Kaimana

- Kamis, 30 September 2021 | 17:12 WIB
Hiu paus muncul di Perairan Kaimana.
Hiu paus muncul di Perairan Kaimana.

JAKARTA - Kemunculan hiu paus seringkali terjadi di wilayah perairan Indonesia. Seperti yang terjadi selama bulan September ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) menjumpai munculnya hiu paus di perairan Kawasan Konservasi Daerah (KKD) Kaimana.

Berkenaan munculnya hiu paus tersebut, Kepala LPSPL Sorong Santoso Budi Widiarto menerangkan bahwa munculnya hiu paus terpantau dari bagan di perairan Kampung Maimai, Kaimana sebanyak 7 kali selama 4 hari dengan 4 individu yang berbeda. 

"Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan LPSPL Sorong bersama Lembaga Swadaya  Masyarakat (LSM) yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, sejak tahun 2013 hingga saat ini telah teridentifikasi sebanyak 28 individu hiu paus di Kaimana, 22 ekor di antaranya jantan, 1 ekor betina, sedangkan 5 ekor lainnya belum teridentifikasi jenis kelaminnya melalui metode photo ID dan 8 di antaranya telah dipasangi finmount satellite tagging," kata Budi Widiarto dalam keterangannya, Kamis (30/9/2021).

“Sebelumnya, kami telah berikan bantuan Pemerintah kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pengelola kawasan konservasi Kaimana berupa 1 paket peralatan akustik tag dengan tujuan untuk mengetahui pola kedatangan hiu paus di kawasan konservasi Kaimana,” sambungnya. 

Hiu paus merupakan jenis ikan yang eksotik dan jinak. Apabila dikelola dengan baik, objek ini dapat memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat di sekitar perairan kawasan konservasi.

Terlebih kemunculan hiu paus ini berkaitan erat dengan keberadaan bagan sebagai kegiatan perikanan tangkap sehingga untuk mendapatkan moment bertemu hiu paus sangat mudah. "Kemunculan hiu paus di perairan kawasan konservasi Kaimana dapat menjadi identitas dan primadona kawasan konservasi setempat," ungkap Budi. 

Di sisi lain agar tidak melebihi daya dukung sumber daya, Santoso juga menekankan perlunya pengaturan jumlah bagan yang beroperasi di kawasan konservasi dan pelibatan masyarakat di sekitar kawasan konservasi secara langsung dalam pengelolaan sehingga dapat memberikan penghasilan bagi masyarakat. 

Sementara itu, Plt. Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Pamuji Lestari dalam keterangannya menjelaskan bahwa hiu paus termasuk jenis ikan yang dilindungi secara penuh oleh pemerintah melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 18 Tahun 2013.

Dalam peraturan ini segala bentuk pemanfaatan yang bersifat ekstraktif terhadap hiu paus, termasuk pemanfaatan bagian-bagian tubuhnya, dilarang secara hukum. 

Halaman:

Editor: editor4

Tags

Terkini

Gempa Magnitudo 5.2 Guncang Perairan Halmahera

Minggu, 2 Oktober 2022 | 12:01 WIB

Gempa Magnitudo 4.6 Guncang Perairan Bengkulu Utara

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 21:50 WIB

Perairan Jayapura Diguncang Gempa Magnitudo 5.2

Kamis, 29 September 2022 | 22:27 WIB

Huawei Cloud Indonesia Akan Diluncurkan Tahun Ini

Kamis, 29 September 2022 | 22:08 WIB

Gempa Magnitudo 6.4 Guncang Meulaboh Aceh

Sabtu, 24 September 2022 | 04:13 WIB
X