Masyarakat Diimbau Tenang Terkait Aktivitas Gunung Semeru

- Rabu, 4 Maret 2020 | 19:25 WIB
Gunung Semeru
Gunung Semeru

MALANG - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang terkait aktivitas Gunung Semeru, di Jawa Timur, yang dalam beberapa waktu terakhir mengeluarkan awan panas.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sarif Hidayat mengatakan, selain tetap tenang, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi para petugas yang ada.

"Untuk masyarakat sekitar Gunung Semeru, diharapkan tetap tenang, dan tingkatkan kewaspadaan," kata Sarif, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/3/2020).

Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu mengeluarkan awan panas sejauh tiga kilometer hari ini. Semburan awan panas tersebut, terjadi kurang lebih pukul 17.33 WIB.

Hingga saat ini, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masuk dalam kategori level II (waspada). Sarif meminta masyarakat tetap mematuhi arahan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dan seluruh pemangku kepentingan lainnya.

"Masyarakat juga diharapkan mematuhi arahan dari PVMBG, aparat desa setempat seperti Polsek, Koramil, serta kepala desa," kata Sarif seperti dilaporkan Antara.

Hingga saat ini, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru belum membuka pendakian ke gunung tertinggi yang ada di Pulau Jawa tersebut, sejak musibah kebakaran yang terjadi pada 2019. "Pendakian hingga saat ini masih ditutup," ujarnya.

Awan panas yang dikeluarkan Gunung Semeru pada Rabu (4/3/2020) tersebut, mengarah ke Besuk Kembar dan Besuk Bang dari pusat guguran, dengan jarak kurang lebih 750 meter dari kawah utama. Semburan itu teramati dengan amplitudo maksimal 23 milimeter, dan lama gempa mencapai 540 detik.

Selain mengeluarkan semburan awan panas sejauh tiga kilometer itu, tercatat pada Sabtu (29/2/2020), Gunung Semeru juga meluncurkan guguran lava pijar sebanyak tujuh kali, dengan jarak luncuran mulai 200 meter hingga 1.000 meter dari pusat guguran.(*)

Halaman:

Editor: editor2

Tags

Terkini

Gempa Magnitudo 6.0 Guncang Enggano, Bengkulu

Selasa, 17 Mei 2022 | 06:42 WIB

Kecelakaan Bus di Tol Surabaya, 13 Orang Tewas

Senin, 16 Mei 2022 | 11:33 WIB

Mantan Komandan Puspasus TNI Berpulang

Rabu, 11 Mei 2022 | 15:42 WIB

Pasar Wosi Manokwari Papua Barat Terbakar

Senin, 9 Mei 2022 | 08:54 WIB

Gempa Mengguncang Perairan Banten Siang Tadi

Kamis, 5 Mei 2022 | 15:19 WIB
X