• Selasa, 31 Januari 2023

Puan Sebut Megawati Sudah Kantongi Nama Capres dari PDI Perjuangan, Tunggu 19 Oktober hingga 25 November

- Senin, 9 Januari 2023 | 12:56 WIB
Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR Puan Maharani.(Dok/Ist)
Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR Puan Maharani.(Dok/Ist)


SINAR HARAPAN - Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, menyebutkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah mengantongi nama calon presiden yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Waktu yang akan ditunggu-tunggu lagi adalah 19 Oktober sampai 25 November (2023) karena itu akan ditentukan secara definitif siapa calon presiden dan calon wakil presiden PDI Perjuangan. Yang mana kita semua harus siap ikut instruksi dan perintah ketua umum memenangkan calon presiden dan calon wakil presiden PDI P. Ibu ketua umum sudah punya nama di kantongnya, tinggal diumumin," ujar Puan saat memberikan sambutan di Bimbingan Teknis Anggota DPRD PDI Perjuangan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Jakarta, Senin 9 Januari 2023.

Sekjen PDI P, Hasto Kristiyanto, dan Ketua DPP PDI P, Bambang Wuryanto, bersama ribuan kader hadir dalam agenda yang digelar untuk menyambut HUT ke-50 PDI Perjuangan.

Baca Juga: Jelang Ultah ke-50 Megawati Keluarkan 7 Perintah Kepada Kader PDIP, Ini Isinya

Dia pun meminta agar kader tidak perlu bingung memikirkan siapa calon presiden yang akan diusung oleh PDI P karena Megawati sudah punya keputusan.

"Jadi enggak usah nengok kiri kanan. Enggak usah bingung harus si ini harus si itu. Kayaknya kayaknya si ini kayaknya si itu surveinya tinggi ya si ini kayaknya cocok sama si ini," Puan menegaskan.

Oleh karena itu, seluruh kader PDI P diminta fokus bekerja dan turun ke lapangan untuk menemui masyarakat."Udah lurus saja kerja kerja kerja di lapangan. Pada waktunya tunggu tanggal mainnya," ucap Puan.

Baca Juga: Golkar Mengajak PDIP Mendukung Sistem Proporsional Terbuka

Dia mengingatkan, sebagai kader adalah menjalankan instruksi partai. Jadi menunggu saja.

"Kita itu petugas partai, tugas kita adalah memenangkan partai bukan jadi pengamat politik. Enggak perlu diamat-amati, ya boleh kalau cuma ngomong di warung kopi atau di antara kita tapi enggak usah terpengaruh. Turun saja turun ke lapangan, kerja, kerja," katanya.

Menurut dia, PDI P merupakan partai yang besar, sehingga tidak mungkin tidak memiliki kader untuk dicalonkan sebagai presiden."Kita ini partai besar sebesar ini. Jadi enggak mungkin kita enggak punya kader untuk dicalonkan," ungkap Puan.

Baca Juga: PDIP Sesalkan Aksi Relawan Elit Kekuasaan Yang Justru Turunkan Citra Jokowi

Dia meminta semua untuk santai karena calon presiden sudah urusan garis tangan.

"Santai. Mbak Puan kok enggak deg-degan? Kenapa deg-dengan, urusan calon presiden itu ada di garis tangan. 270 (juta) orang ingin jadi presiden semua, yang jadi cuma satu. Secara undang-undang dan konstitusi ada aturannya, dicalonkan oleh satu partai politik atau gabungan partai politik. PDI P suaranya sudah cukup. Tinggal tunggu siapa yang nanti akan disebutkan oleh ibu ketua umum," kata Ketua DPR itu.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Jokowi Bebaskan Kaesang Bila Ingin Terjun ke Politik

Minggu, 29 Januari 2023 | 11:57 WIB

Jonas Brothers Rilis Album Keenam Tiru Gaya Bee Gees

Sabtu, 28 Januari 2023 | 11:38 WIB

Tim Kecil Tiga Partai Bertemu di Rumah Anies Baswedan

Jumat, 27 Januari 2023 | 18:06 WIB
X