Mantan Menteri ATR Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Dunia

- Jumat, 2 Desember 2022 | 14:44 WIB
Ferry Mursyidan Baldan semasa hidup.(Dok/Sinarharapan.co)
Ferry Mursyidan Baldan semasa hidup.(Dok/Sinarharapan.co)


SINAR HARAPAN - Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Menteri ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan dikabarkan meninggal dunia.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI Arief Rosyid menyampaikan hal itu dalam akun Instagram-nya, Jumat 2 Desember 2022.

"Innalillahi wainnailaihi raji'un. Telah berpulang kerahmatullah Kanda Ferry Mursyidan Baldan (Ketum PB HMI 1990-1992), pada hari ini di Jakarta. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu. Semoga diampuni segala dosa2nya," tulis Arief Rosyid.

Almarhum Ferry Mursyidan Baldan disemayamkan di rumah duka, Jalan Anggrek Cendrawasih IX/24, Slipi, Jakarta Barat.

Ferry Mursyidan Baldan lahir di Jakarta pada 16 Juni 1961. Terakhir menjabat Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional yang menjabat dari 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya almarhum adalah anggota Komisi II DPR untuk periode 2004-2009 sekaligus Ketua Pansus Rancangan Undang-Undang Pemilu.

Almarhum menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di Jakarta dan FISIP Unpad tahun 1982.

Tahun 1992, Ferry Mursyidan Baldan menjadi anggota Golongan Karya (Golkar) yang kini dikenal sebagai Partai Golongan Karya (Partai Golkar), sebelumnya bernama Golongan Karya. Kemudian ia terpilih menjadi anggota MPR periode 1992-1997 mewakili organisasi pemuda/mahasiswa.

Ia pernah menjadi Sekjen DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) pada periode 1998-2003 dan terpilih sebagai Ketua DPP Kosgoro (1994-1999).

Pemilu 1997 menjadi pengalaman pertama Ferry Mursyidan Baldan menjadi anggota calon legislatif dan mengantarnya sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan Bandung. Ia ditempatkan dalam Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Hukum, Kepolisian, dan Aparatur Negara. Seharusnya masa keanggotaan DPR hingga 2002.

Tetapi tumbangnya rezim Orde Baru memaksa dipercepatnya pelaksanaan Pemilu. Otomatis masa kerja DPR hasil pemilu 1997 hanya sampai 1999.

Pada pemilu 1999, Ferry Mursyidan Baldan kembali menjadi anggota DPR periode 1999 -2004 dan terpilih Wakil Ketua Komisi II. Dalam periode ini, dia terlibat penyusunan UU yang dinilai banyak pengamat sebagai landasan menuju Indonesia yang demokratis, yakni UU No 22/1999 tentang Otonomi Daerah, UU No 25/1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, dan Pansus tiga UU Bidang Politik, khususnya UU Parpol dengan Ferry sebagai Ketua Pansus.

Pada tahun 2018, Ferry Mursyidan Baldan bergabung dengan Tim Kampanye Nasional dari kubu Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.***

Editor: Norman Meoko

Tags

Terkini

Jokowi Bebaskan Kaesang Bila Ingin Terjun ke Politik

Minggu, 29 Januari 2023 | 11:57 WIB

Jonas Brothers Rilis Album Keenam Tiru Gaya Bee Gees

Sabtu, 28 Januari 2023 | 11:38 WIB

Tim Kecil Tiga Partai Bertemu di Rumah Anies Baswedan

Jumat, 27 Januari 2023 | 18:06 WIB

Partai Nasdem Jadi Tamu Pertama Sekber Gerindra-PKB

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:58 WIB
X