Presiden Jokowi Ingatkan 2024 Momentum Politik Sangat Penting

- Jumat, 2 Desember 2022 | 10:10 WIB
Presiden Jokowi memberikan arahan pada acara Rapat Konsolidasi Nasional dalam Rangka Kesiapan Pelaksanaan Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024di Beach City Entertainment Center Ancol, Jakarta, Jumat (2/12/2022).(Antara/Rangga Pandu Asmara Jingga)
Presiden Jokowi memberikan arahan pada acara Rapat Konsolidasi Nasional dalam Rangka Kesiapan Pelaksanaan Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024di Beach City Entertainment Center Ancol, Jakarta, Jumat (2/12/2022).(Antara/Rangga Pandu Asmara Jingga)


SINAR HARAPAN - Presiden Joko Widodo mengingatkan tahun 2024 merupakan momentum politik yang sangat penting di mana Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar secara serentak.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam arahannya pada acara Rapat Konsolidasi Nasional dalam Rangka Kesiapan Pelaksanaan Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Beach City Entertainment Center Ancol, Jakarta, Jumat 2 Desember 2022.

"Tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting. Kita akan menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar secara serentak, dalam tahun yang sama. Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD, dan dilanjutkan dengan Pilkada yang digelar di tahun yang sama yaitu 2024," kata Presiden.  

Baca Juga: PKB Luncurkan Lembaga Saksi Pemenangan Nasional Kawal Pemilu 2024

Jokowi menekankan Pemilu 2024 merupakan pekerjaan besar yang menentukan masa depan bangsa dan negara. Sebuah pesta demokrasi yang melibatkan jumlah pemilih sangat besar.

Berdasarkan data terakhir, jumlah pemegang hak pilih yang tercatat sebanyak 189 juta orang, yang nantinya akan menggunakan hak pilih pada Pemilu 2024 secara serentak, dengan waktu pencoblosan yang diberikan selama kurang lebih enam jam.

"Mengelola ini tidak gampang dengan wilayah NKRI yang sangat luas, dengan kondisi geografis beragam, berbeda dengan negara-negara lain. Bayangkan harus pergi ke 17.000 pulau, ada yang naik perahu, kapal, ada yang distribusi logistik harus didukung TNI/Polri, dan medannya tidak mudah," kata Jokowi.

Baca Juga: Presiden Larang Polri Bermain Politik Jelang Pemilu 2024

Kepala pemerintahan mengakui kondisi infrastruktur nasional memang belum seluruhnya sempurna. Ada jalan yang sudah bagus dan dibangun tol, namun ada pula jalan yang masih rusak.

Namun Presiden meyakini berbekal pengalaman penyelenggaraan pemilu di masa lalu, KPU dan pihak terkait bisa mempersiapkan Pemilu 2024 jauh lebih baik dari pemilu sebelumnya.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Gibran: Jabatan Gubernur Krusial Sekali

Jumat, 3 Februari 2023 | 01:02 WIB

PAPDESI Tolak Politisasi Revisi UU Desa

Rabu, 1 Februari 2023 | 22:12 WIB
X