• Rabu, 7 Desember 2022

Megawati Merasa Senasib Anwar Ibrahim, Bukan Politisi Karpet Merah Namun Penuh Perjuangan Terjal dan Berliku

- Kamis, 24 November 2022 | 17:58 WIB
Megawati dan Anwar Ibrahum di Universitas Negeri Padang (dok/beritaenam.com)
 
SINAR HARAPAN--Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputrimerasa senasib dengan PM Malaysia yang baru, Anwar Ibrahim. Yaitu, bukan politisikarpet merah, namun menapaki jalan terjal dan berliku.
 
Pernyataan Megawati itu dikisahkan kembali oleh Sekjen PDIP Hasto Kristyanto, ketika kedua pemimpin bertemu di Padang beberapa tahun lalu.
 
Hasto hari ini memberitahu Megawato mengenai penetapan Anwar Ibrahim sebagai Perdana Pemnetriu Malaysia. Megawati mengucapkan selamat kepada Dato Anwar Ibrahim yang ditetapkan sebagai PM Malaysia setelah perjuangan yang panjang.
 
"Ketika saya melaporkan terpilihnya Dato Anwar Ibrahim, Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan ucapan selamat kepada Dato Anwar Ibrahim yang akhirnya diangkat menjadi perdana menteri setelah proses perjuangan yang panjang dan penuh keyakinan hingga akhirnya mendapatkan dukungan dari rakyat, dan partai yang dipimpinnya mendapatkan kemenangan," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.

Hasto menceritakan pertemuan terakhir antara Megawati dengan Dato Anwar Ibrahim terjadi pada Oktober 2018 ketika Anwar Ibrahim memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang.

Saat itu, dengan penuh haru Ibu Megawati memberikan testimoni tentang perjuangan Anwar Ibrahim. Megawati, kata Hasto, bahkan menyebut bahwa dirinya dan Anwar Ibrahim itu sama-sama politisi tidak dari karpet merah, yakni bermakna sama-sama menapaki jalan politik yang terjal dan berliku.

Baca Juga: Nama Anwar Ibrahim dan Muhyiddin Yassin Muncul Sebagai Calon PM Malaysia, Barisan Nasional Diminta ke Istana

Dalam pandangan Megawati, perjuangan Dato Anwar Ibrahim itu senapas dengan prinsip Satyam Eva Jayate, artinya "bahwa pada akhirnya kebenaran akan menang".

PDIP berharap kepemimpinan Dato Anwar Ibrahim akan memancarkan sebuah kebijaksanaan bagi kemajuan Malaysia, terwujudnya stabilitas politik, dan dapat meningkatkan kerja sama kedua negara maupun stabilitas kawasan melalui ASEAN. 

Dengan sudah ditetapkannya Dato Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri oleh Yang Dipertuan Agung ke-16 Sultan Abdullah, Hasto menyatakan Megawati berharap bahwa kerja sama kedua bangsa serumpun bisa semakin ditingkatkan, baik antarpemerintahan maupun kerja sama antarkedua bangsa.

"PDIP membuka kerja sama dengan partai politik yang ada di Malaysia, khususnya Koalisi Pakatan Harapan," ucapnya.

Baca Juga: Menhan Prabowo Kunjungi Anwar Ibrahim

Raja Malaysia Yang Dipertuan Agung Al Sultan Abdullah telah menyetujui untuk mengangkat Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Ke-10 Malaysia.

Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Datuk Seri Ahmad Fadil Syamsuddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Kuala Lumpur, Kamis, mengatakan setelah menyempurnakan pandangan melalui pertemuan dengan raja-raja Melayu, maka Yang Dipertuan Agong menyetujui untuk mengangkat Anwar Ibrahim selaku anggota Parlemen Tambun sebagai Perdana Menteri Ke-10 Malaysia.

"Hal itu sesuai dengan kewenangan Yang Dipertuan Agong yang diatur dalam Pasal 40 (2) (a) dan Pasal (43) (a) Konsitusi Federal," kata Ahmad Fadil.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPKM Diperpanjang Lagi Hingga 9 Januari 2023

Selasa, 6 Desember 2022 | 11:30 WIB

Anies Bertemu Wali Nanggroe Aceh

Jumat, 2 Desember 2022 | 22:33 WIB
X