• Rabu, 30 November 2022

Presiden Jokowi Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR

- Rabu, 23 November 2022 | 11:56 WIB
Mensesneg Pratikno memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/11/2022) (Antara/Indra Arief Pribadi)
Mensesneg Pratikno memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/11/2022) (Antara/Indra Arief Pribadi)


SINAR HARAPAN - Presiden Joko Widodo mengirimkan surat presiden (surpres) terkait pergantian panglima TNI kepada DPR di Jakarta, Rabu 23 November 2022, kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

"Kami (Istana) sudah menghitung bahwa pada hari ini akan dikirim kepada DPR surpresnya," kata Pratikno di Istana Negara, Jakarta.

Menurut dia, pengiriman surpres tersebut pada Rabu juga mempertimbangkan reses DPR yang akan dimulai dalam waktu dekat. Saat ditanya siapa nama calon panglima TNI yang diajukan Jokowi, Pratikno enggan menjawab.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Sebut Presiden Akan Umumkan Nama Panglima TNI

"Nanti kalau sudah diterima DPR, nanti dari DPR-lah yang menyampaikan," ia menambahkan.

Dia menjelaskan calon panglima TNI bisa berasal dari tiga kepala staf matra TNI ataupun mantan kepala staf yang masih aktif sebagai anggota TNI.

"Kalau calon panglima TNI pasti dari kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif. Kan gitu aja, clue-nya itu," ujar Pratikno.

Panglima TNI saat ini, yakni Jenderal TNI Andika Perkasa, akan memasuki usia pensiun pada akhir Desember 2022. Andika Perkasa dilantik Presiden Jokowi menjadi Panglima TNI pada tanggal 17 November 2021 sesuai Surat Keputusan Presiden Nomor 106/TNI 2021. Andika saat itu menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, usia pensiun prajurit paling tinggi ialah 58 tahun bagi perwira dan 53 tahun bagi bintara dan tamtama. Andika lahir pada tanggal 21 Desember 1964 atau 57 tahun lalu, sehingga pada 21 Desember 2022 dia berusia 58 tahun.

Menurut UU TNI tersebut, panglima TNI diangkat dan diberhentikan oleh presiden setelah mendapat persetujuan dari DPR. Jika DPR tidak menyetujui calon panglima usulan presiden, maka presiden lalu mengusulkan calon pengganti.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Kopi Papua Mendunia

Selasa, 29 November 2022 | 07:47 WIB

Erick Thohir Resmi Menyandang Marga Sidabutar

Minggu, 27 November 2022 | 11:41 WIB
X