Hari Ini KTT ASEAN Berakhir, Presiden Jokowi Nanti Siang Langsung Ke Bali Jelang KTT G-20

- Minggu, 13 November 2022 | 10:04 WIB

Presiden Jokowi menghadiri jamuan makan malam oleh PM Kamboja Hun Sen di Chroy Changvar International Convention and Exhibition Centre (CCIC), Phnom Penh, Sabtu (12/11/2022). (Foto: BPMI Setpres/Kris)

SINAR HARAPAN--Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini mengakhiri agendanya di Pnom Penh Kamboja untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN.

Menurut rencana pada siang nanti Presiden bersama rombongan akan langsung ke Denpasar, Bali, untuk mempersiapkan diri memimpin KTT G-20 selama dua hari tanggal 15 dan 16 November.

Tadi malam Jokowi menghadiri jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen di Chroy Changvar International Convention and Exhibition Centre (CCIC).
 
 
Presiden pada pagi ini diagendakan menghadiri Dialog ASEAN Global ke-2, dilanjutkan dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Timur ke-17, yang dilanjutkan d engan acara penutupan. Dalam acara ini tuan rumah Kamboja akan menyerahkan keketuaan ASEAN satu tahun ke depan kepada Indonesia.
 
Pada siang harinya, Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana akan menuju Bandara Internasional Phnom Penh untuk kemudian lepas landas menuju Tanah Air dan rombongan direncanakan akan mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Isu Myanmar

Masalah Myanmar menjadi isu yang paling banyak menyita perhatian para pemimpin ASEAN.
Sebelumnya Jokowi mengatakan bahwa Indonesia sangat kecewa dengan pemerintah militer Myanmar karena tidak membuat kemajuan signifikan dalam implementasi Konsensus Lima Poin dan menilai situasi di negara tersebut semakin memburuk.

“Indonesia sangat kecewa. Tidak ada kemajuan signifikan dalam implementasi Konsensus Lima Poin dan tidak ada komitmen Junta Militer Myanmar untuk menerapkan Konsensus Lima Poin,” ujar Jokowi di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Phnom Penh, Kamboja pada Jumat.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bertolak ke Pnom Penh Kamboja Hadiri KTT ASEAN

Konsensus Lima Poin yang disepakati para pemimpin ASEAN berisi seruan penghentian kekerasan, dialog dengan semua pemangku kepentingan, menunjuk utusan khusus untuk memfasilitasi mediasi dan dialog, mengizinkan ASEAN untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Myanmar, serta mengizinkan utusan khusus ASEAN untuk mengunjungi dan bertemu dengan pemangku kepentingan di Myanmar.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan para Pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) memberikan peringatan terhadap Junta Militer Myanmar karena tidak adanya kemajuan yang signifikan dalam implementasi Konsensus Lima Poin.

Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT Asean-AS di Washington

 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X