Presiden Jokowi Sebut Sebanyak 19,9 Juta Orang Sudah Terima BLT BBM

- Rabu, 28 September 2022 | 10:18 WIB
Tangkapan layar - Presiden Jokowi memberikan keterangan pers usai penyerahan bantuan subsidi upah di Ternate, Maluku Utara, Rabu (28/9/2022).(Antara/Indra Arief)
Tangkapan layar - Presiden Jokowi memberikan keterangan pers usai penyerahan bantuan subsidi upah di Ternate, Maluku Utara, Rabu (28/9/2022).(Antara/Indra Arief)


SINAR HARAPAN - Presiden Joko Widodo menyebutkan sekitar 19,9 juta orang atau 96,6 persen dari total penerima manfaat sudah menerima bantuan langsung tunai dampak pengalihan subsidi bahan bakar minyak.

"Sudah di 508 kabupaten dan kota. Ini (jumlah penerima) juga sudah hampir 20 juta, sudah 19.955.471 penerima, sudah,” kata Presiden Jokowi usai penyerahan bantuan subsidi upah di Ternate, Maluku Utara, Rabu 28 September 2022 sebagaimana tayangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.

Jokowi mengharapkan penyaluran bantuan langsung tunai pengalihan subsidi bahan bakar minyak atau disebut BLT BBM ini dapat meningkatkan daya beli dan konsumsi masyarakat. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi akan terjaga.

Baca Juga: Sultan Ternate Beri Gelar Presiden Jokowi sebagai Pangeran Bangsawan

"Daya beli, konsumsi masyarakat bisa terangkat lebih baik. Itu akan memunculkan, mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara makro yang kita inginkan," ujarnya.

Sedangkan untuk bantuan subsidi upah (BSU), Presiden Jokowi menjelaskan hingga Rabu ini sudah tersalurkan kepada sekitar 48,34 persen dari target penerima.

Jokowi mengatakan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah akan terus mempercepat penyaluran BSU di seluruh daerah. "Ini akan terus dipercepat oleh Bu Menteri, utamanya yang jauh-jauh dari ibu kota dan saya akan pantau," ujarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dapat Anugerah Gelar Adat Kesultanan Ternate

Program BLT BBM dan BSU merupakan bagian dari bantalan sosial yang diberikan pemerintah setelah pengalihan belanja subsidi BBM yang mengakibatkan kenaikan harga pertalite dan solar. Jumlah bantuan sosial dampak pengalihan subsidi BBM itu ditetapkan pemerintah sebesar Rp24,17 triliun.

Terdapat tiga jenis bantalan sosial pengalihan subsidi BBM, yaitu BLT untuk 20,65 juta penerima dengan nilai bantuan masing-masing Rp150 ribu dan diberikan sebanyak empat kali. Total anggaran untuk BLT mencapai Rp12,4 triliun.

Kemudian bantuan subsidi upah yang nilainya Rp600 ribu per orang untuk 16 juta pekerja bergaji maksimum Rp3,5 juta per bulan yang dibayarkan satu kali dengan anggaran Rp9,6 triliun.

Terakhir adalah bantuan dari pemerintah daerah dengan menggunakan 2 persen dari dana transfer umum, yaitu dana alokasi umum dan dana bagi hasil sebanyak Rp2,17 triliun dalam rangka membantu sektor transportasi, seperti angkutan umum, ojek, nelayan, serta bantuan tambahan perlindungan sosial.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

AHY Bertemu Pemerintah dan Pemimpin Politik Australia

Rabu, 30 November 2022 | 20:46 WIB

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Kopi Papua Mendunia

Selasa, 29 November 2022 | 07:47 WIB
X