IDI Sesalkan Tidak Dilibatkan Dalam Penyiapan RUU Sistem Kesehatan Nasional

Banjar Chaeruddin
- Senin, 26 September 2022 | 17:42 WIB

Ketua IDI Adib Khumaidi (dok/idtoday.co)

SINAR HARAPAN--Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyesalkan tidak dilibatkannya organisasi profesi tersebut dalam penyiapan RUU Sistem Kesehatan Nasional yang akan dibahas di DPR karena termasuk Prolegnas prioritas.

Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi mengatakan pihaknya sama sekali tidak dilibatkan dalam proses penyusunan RUU Kesehatan tersebut.

"Secara resmi kami belum pernah mendapat draf RUU tersebut. Kalau sudah muncul di Prolegnas Prioritas berarti sudah ada proses yang dilakukan, belum ada sosialisasi kepada kami," tutur Adib dalam konferensi pers di Gedung Dr. Soeharto, Jakarta, Senin (26/9).

Menurut Adib, tidak adanya keterlibatan IDI yang menjadi satu-satunya organisasi keprofesian dokter di Indonesia akan menjadi awal dari kemunduran undang-undang (UU) yang berkaitan dengan aspek kesehatan, khususnya pada pelayanan kesehatan yang tentu berpengaruh pada kesejahteraan pasien.

Kedudukan IDI sebagai organisasi keprofesian, katanya, menjadi alasan dari lembaga tersebut untuk tetap dilibatkan oleh pemerintah dalam merekomendasikan praktik keprofesian yang berlaku di berbagai wilayah di Indonesia.

"Dalam menjamin praktik dari tenaga medis dan kesehatan harus dipastikan kompetensi dan kewenangannya agar keselamatan pasien dapat tetap terjaga. Maka dari itu, keberadaan organisasi profesi seharusnya tetap dilibatkan oleh pemerintah," jelas Adib.

Di sisi lain, penyusunan RUU Kesehatan dengan menggunakan konsep omnibus law tersebut dikhawatirkan dapat menghapus atau mencabut ketetapan yang sebelumnya sudah berlaku pada UU Kesehatan yang telah disahkan oleh DPR.

Karenanya, tak hanya berpengaruh pada kesejahteraan pasien, pencabutan UU tersebut juga akan berdampak pada berbagai profesi yang berkaitan dengan bidang kesehatan, salah satunya adalah tenaga medis dan keperawatan.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

AHY Bertemu Pemerintah dan Pemimpin Politik Australia

Rabu, 30 November 2022 | 20:46 WIB

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Kopi Papua Mendunia

Selasa, 29 November 2022 | 07:47 WIB
X