• Jumat, 30 September 2022

Parpol Baru Berpeluang Masuk Parlemen Asal Bisa Membangun Relasi dengan Masyarakat Pemilih

Banjar Chaeruddin
- Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:39 WIB
Ilustrasi Parpol baru (youtube.com)
Ilustrasi Parpol baru (youtube.com)

SINAR HARAPAN--Partai politik baru berpeluang masuk ke Parlemen dengan mencapai ambang batas (parliamentary threshold) salkan mampu membangun relasi antara parpol dengan masyarakat.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indo Barometer Muhammad Qodari berpendapat relasi antara parpol dengan pemilih seperti produk dengan konsumennya. Setiap produk memiliki karakter yang cocok bagi konsumen tertentu sehingga dalam persaingan politik tidak ada parpol yang cocok dengan semua pemilih.

"Kta kunci untuk mendapatkan suara pemilih bukan pada gagasan, melainkan relasi antara penyampai gagasan dengan pemilih," ujar Qodari dalam acara Gelora Talk yang digelar secara virtual bertajuk "Peluang Partai Baru Pada Pemilu 2024 : Narasi Vs Pragmatisme', Kamis (11/8/202).

Dia memperkirakan polarisasi segmen pemilih agama dan nasionalis masih akan muncul sehingga parpol harus benar-benar mampu melakukan segementasi pemilih.

Menurutnya, parpol pemilik suara terbesar adalah yang memiliki relasi terbanyak dengan pemilih. Sedangkan pada sisi lain, parpol juga harus punya sosok figur pendulang suara seperti tokoh nasional, tokoh lokal dan kader parpol yang militan dan mampu membangun relasi tersebut.

Sementara itu Direktur Eksekutif Lembaga Survei Median Rico Marbun dalam diskusi itu mengatakan bahwa kondisi krisis global saat ini memberikan peluang partai baru menjadi pilihan, khususnya di tengah masyarakat yang merasakan kesulitan ekonomi.

"Harapan hadirnya perubahan baru sangat dinantikan masyarakat. Seperti kontrak rumah, yang bisa diisi orang berbeda-beda dalam lima tahunan. Wadahnya sama, namun penghuninya bisa bergantian," kata Rico Marbun.

Partai-partai yang mengedepankan pragmatisme masyarakat, katanya, ternyata gagal dalam menjamin kemenangan dalam beberapa pemilu terakhir.

Hal senada disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Bona Simanjuntak. Menurut Bona, sebagai partai baru, PKN perlu memperkenalkan dirinya melalui narasi.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Rumah Hasto Sekjen PDIP Digeledah KPK? Ah, Itu Hoaks

Rabu, 28 September 2022 | 17:33 WIB
X