• Jumat, 30 September 2022

Parpol Yang Catut Nama Orang Tanpa Ijin Bisa Dipidana

Banjar Chaeruddin
- Senin, 8 Agustus 2022 | 17:06 WIB

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (dok)

SINAR HARAPAN--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengatakan partai politik (parpol) yang sengaja mencatut nama seseorang sebagai anggotanya tanpa seizin yang bersangkutan dapat dikenaikan sanksi pidana.

Sebelumnya, KPU mendapati ada parpol yang mencatut nama 98 anggota KPU di daerah tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Meski begitu, KPU belum mau mengungkapkan nama parpol yang dimaksud dan masih dalam proses konfirmasi.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan jika terbukti parpol mencatut nama seseorang tanpa izin maka ada dua kemungkinan, parpol tersebut akan dikenai hukuman administrasi atau hukuman pidana.

“Jika benar maka kelanjutannya, ini apa pelanggaran administrasi atau pelanggaran pidana,” ujar Bagja saat konferensi pers di di Hotel Borobudur, Jakarta.

 

Sementara itu, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mendesak KPU memberikan sanksi kepada parpol yang diduga melakukan pencatutan nama 98 orang anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) yang terdeteksi melalui sistem infomasi partai politik (Sipol).

"Kami mendesak KPU RI segera memberikan sanksi kepada sejumlah parpol yang diduga mencatut nama 98 orang anggota KPUD," kata Hasnu, Koordinator Nasional Pemantau Pemilu PB PMII, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/8).

Menurut Hasnu, mestinya parpol tersebut tidak menggunakan cara-cara busuk seperti mencatut nama penyelenggara pemilu. "Parpol harus profesional, kemudian menjaga integritas dan menjunjung tinggi amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun  2017 tentang Pemilu," tegas Hasnu.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Rumah Hasto Sekjen PDIP Digeledah KPK? Ah, Itu Hoaks

Rabu, 28 September 2022 | 17:33 WIB
X