• Sabtu, 1 Oktober 2022

1.000 Kader PKB dan Gerindra Bakal Pawai ke Komisi Pemilihan Umum, Cak Imin dan Prabowo Ikut

- Senin, 8 Agustus 2022 | 09:05 WIB
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022).(Dok/Antara/Muhammad Adimaja)
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022).(Dok/Antara/Muhammad Adimaja)


SINAR HARAPAN - Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Syaiful Huda menyebutkan sekitar 1.000 kader PKB dan Gerindra yang akan ikut pawai dari Masjid Sunda Kelapa menuju Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU)  untuk melakukan pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2024 pada Senin 8 Agustus 2022.

Syaiful Huda menjelaskan bahwa Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) akan ikut bergabung dalam pawai ini sebelum masuk ke Kantor KPU.

"Pendaftaran Gerindra dan PKB sebagai peserta pemilu ini akan dipimpin langsung oleh Pak Prabowo dan Gus Muhaimin. Ini juga sebagai penanda kian seriusnya kerja sama politik dari kedua belah pihak," kata Syaiful Huda dalam keterangannya di Jakarta, Senin 8 Agustus 2022.

Baca Juga: Konflik Yenny Vs Cak Imin Membuka Luka Lama di Tubuh PKB

Menurut dia, Masjid Sunda Kelapa menjadi titik tolak keberangkatan kader Gerindra dan PKB untuk melakukan pendaftaran bersama sebagai peserta Pemilu 2024.

Ia menerangkan bahwa pemilihan masjid sebagai titik tolak keberangkatan itu menjadi penanda jika kerja sama politik kedua partai sepenuhnya untuk kemaslahatan rakyat Indonesia.

"Kami ingin pendaftaran bersama kedua partai menjadi peserta Pemilu 2024 ini menjadi titik tolak kerja sama politik yang lebih konstruktif pada masa depan. Maka, kami ingin mengawali keberangkatan dari Masjid Sunda Kelapa, kemudian bersama-sama menuju Kantor KPU RI," ujarnya.

Baca Juga: Dewan Pakar Gerindra Sebut Penjajakan dengan PKB Sangat Strategis

Huda mengemukakan bahwa pemilihan Masjid Sunda Kelapa sebagai titik start keberangkatan kader Gerindra dan PKB mempunyai banyak makna.

Salah satunya, kata dia, kerja sama politik Gerindra dan PKB berawal dari niat baik sebagai ikhtiar memberikan kemaslahatan lebih besar bagi rakyat Indonesia.

"Pemilihan masjid sebagai titik tolak keberangkatan ini juga sama semangatnya dengan pemilihan waktu pendaftaran pada tanggal 10 Muharam 1444 Hijriah yang juga merupakan hari baik dan mempunyai makna besar terhadap titik tolak kemenangan para tokoh besar dunia," katanya.

praBaca Juga: Pengamat Politik Sebut Rizal Ramli Layak Dampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024

Diungkapkan pula bahwa pemilihan Masjid Sunda Kelapa sebagai titik tolak keberangkatan Gerindra dan PKB juga terinsipirasi dari filosofi masjid legendaris tersebut.

Masjid Sunda Kelapa, lanjut dia, berbentuk perahu yang menyimbolkan bahwa Pelabuhan Sunda Kelapa dahulunya merupakan tempat terkenal untuk berdagang sekaligus tempat penyebaran agama Islam yang paling pesat pada masanya.

"Titik tolak dari masjid juga untuk mengingatkan kader Gerindra dan PKB bahwa perjuangan politik merupakan implementasi nilai-nilai luhur agama agar sebagai manusia selalu berupaya menciptakan peluang-peluang lebih besar bagi kemaslahatan rakyat Indonesia," katanya.

Selain itu, Huda mengatakan bahwa Prabowo dan Muhaimin akan melakukan konferensi pres bersama setelah menyelesaikan rangkaian pendaftaran di Kantor KPU Pusat.

Ia menuturkan bahwa kedua pimpinan partai politik tersebut akan menyampaikan berbagai isu strategis terkait dengan kerja sama Gerindra dan PKB dalam menghadapi Pemilu 2024.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Rumah Hasto Sekjen PDIP Digeledah KPK? Ah, Itu Hoaks

Rabu, 28 September 2022 | 17:33 WIB
X