• Selasa, 4 Oktober 2022

Sandiaga Uno Bantah Keras Pernyataan Pauline Hanson Soal Kotoran Sapi di Bali

Banjar Chaeruddin
- Minggu, 7 Agustus 2022 | 09:00 WIB

Sandiaga S Uno (Foto: analisadaily.com)

SINAR HARAPAN--Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno membantah secara tegas pernyataan Senator Australia Pauline Hanson terkait penyakit mulut dan kuku (PMK) serta kotoran sapi bertebaran di Bali.

Ia menegaskan Indonesia adalah negara dengan destinasi wisata yang menerapkan protokol kesehatan berbasis pada cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan) atau CHSE. Sehingga wisatawan yang berkunjung ke Indonesia untuk berwisata dijamin keamanan dan kesehatannya.

"Kita harus tegas membantah apa yang disampaikan (senator Australia). Kita menjunjung tinggi kearifan lokal dan wisatawan kita jamin dengan protokol kesehatan berbasis CHSE," kata Sandiaga di sela kunjungan ke Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam di Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (6/8).

Dikutip Kompas.com, Sandiaga menambahkan bahwa apa yang disampaikan Senator Australia tentang kotoran sapi bertebaran dan penyebaran PMK berasal dari Bali tidak berdasar pada fakta. Bali merupakan ikon dan jantung pariwisata di Indonesia. Oleh karena itu, Sandiaga tidak terima Senator Australia menghina Bali.

"Kita tidak boleh membiarkan di-bully oleh seorang yang menebarkan berita buruk tentang pariwisata di Indonesia," ungkap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sandiaga mengungkapkan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor untuk memulihkan kembali perekonomian di Indonesia pasca-pandemi Covid-19. Karena itu, dirinya berharap sektor pariwisata dapat menciptakan sebanyak 1,1 juta lapangan kerja baru berkualitas di Indonesia pada tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2024.

Sebelumnya, video pernyataan senator Australia yang diparodikan oleh Damian Hoo @hoointheworld turut diunggah Sandiaga dalam akun Instagram pribadinya @sandiuno.

Dalam video tersebut terlihat senator negeri kanguru itu menyebut bahwa Bali berbeda dengan negara lain karena sapi bisa bebas berjalan di mana-mana dan kotorannya bertebaran. Ia juga menyebut orang-orang yang sedang ada di Bali bebas berjalan di atasnya (kotoran sapi), terbawa ke pakaian, dan kembali ke negara asalnya dengan membawa kotoran sapi tersebut. 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Indonesia Terus Matangkan Persiapan KTT G20

Senin, 3 Oktober 2022 | 13:02 WIB
X