• Minggu, 2 Oktober 2022

KPU: Kampanye Pemilu Di Lingkungan Kampus Boleh, Tapi Ada Syaratnya

Banjar Chaeruddin
- Sabtu, 23 Juli 2022 | 18:58 WIB

Ilustrasi kampanye (dok)

SINAR HARAPAN--Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan pelaksanaan kampanye pemilu di lingkungan kampus boleh dilakukan namun harus memenuhi beberapa persyaratan.

Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyebut peserta pemilu boleh berkampanye di kampus namun dengan beberapa. "Untuk kampanye boleh di mana saja, termasuk dalam kampus dan pesantren, tapi ingat ada catatannya," katanya di Jakarta Sabtu (23/7).

Pada dasarnya, sesuai UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 280 Ayat 1 huruf H, kata Hasyim, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, ibadah, dan tempat pendidikan.

Namun dalam penjelasan pasal 280 ayat (1) huruf h dikatakan: “Fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan dapat digunakan jika peserta pemilu hadir tanpa atribut kampanye pemilu atas undangan dan pihak penanggung jawab fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan, yang dimaksud dengan ‘tempat pendidikan’ adalah gedung dan/atau halaman sekolah dan/atau perguruan tinggi.”

Adanya penjelasan pasal 280 tersebut, menurut Hasyim, kampanye di kampus itu boleh dengan catatan yang mengundang rektor atau pimpinan lembaganya pendidikan tersebut.

Selain itu, setiap peserta pemilu harus diperlakukan dan diberi kesempatan yang sama jika berkampanye di kampus. "Termasuk harus memperlakukan sama, kalau capres ada dua ya dua-duanya diberikan kesempatan. Kalau capresnya ada tiga ya diberi kesempatan semuanya. Kalau partainya ada 16, ya ke-16 partai diberikan kesempatan sama semua," kata Hasyim.

Kesempatan kampanye yang diberikan harus sama, baik soal jadwal, durasi, hingga frekuensi kampanye yang dilakukan peserta pemilu. "Demikian pula durasi dan frekuensinya. Frekuensinya, misalnya sekali datang, durasinya dua jam, maka ya semuanya sama dua jam. Mau dipakai satu jam oleh peserta boleh, tapi kalau lebih dari dua jam itu yang tidak boleh," kata dia.

Artinya, sesuai aturan perundang-undangan kampanye di kampus diperbolehkan jika terpenuhi unsur-unsur seperti diundang oleh rektor, tidak menggunakan atribut peserta pemilu, dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk setiap calon.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Jusuf Kalla Soroti Kemunduran SDM Orang Minangkabau

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:56 WIB

Rumah Hasto Sekjen PDIP Digeledah KPK? Ah, Itu Hoaks

Rabu, 28 September 2022 | 17:33 WIB
X