• Rabu, 10 Agustus 2022

Realisasi Lifting Minyak Tak Tercapai, DPR dan Pemerintah Turunkan Target

Banjar Chaeruddin
- Senin, 4 Juli 2022 | 17:59 WIB
Ilustrasi (dok)
Ilustrasi (dok)

SINARHARAPAN--Pemerintah bersama DPR RI sepakat untuk menurunkan target lifting minyak bumi pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2023 ke angka 660.000 hingga 680.000 barel per hari.

Kesepakatan tersebut diambil setelah realisasi lifting hingga paruh pertama tahun ini jauh dari target yang ditetapkan pada APBN 2022 sebesar 703.000barel per hari.

Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto mengatakan kesepakatan itu berasal dari upaya penyesuaian asumsi makro pada sektor hulu Migas terkait dengan kinerja lifting minyak bumi yang jauh dari target tahun ini.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan per Juli 2022, realisasi lifting minyak bumi baru di angka 605.000 barel per hari pada paruh pertama tahun ini. Torehan itu terpaut jauh dari target yang ditetapkan di angka 703.000 barel per hari pada APBN 2022.

Sementara itu, realisasi lifting gas berada di angka 962.000 barel setara minyak per hari atau masih berada di bawah target yang ditetapkan pada APBN 2022 sebesar 1,036 barel setara minyak per hari.

Kemenkeu melaporkan realisasi lifting migas bakal cenderung mendekati batas bawah target akibat terjadinya unplanned shutdown pada beberapa lapangan migas.

“Lifting di APBN kita yang lalu kita tetapkan 703.000 barel per hari tetapi tidak sampai tampaknya, outlook-nya saja hanya 630.000 barel per hari,” kata Sugeng dalam Energy Corner, Senin (4/7).

Rencanannya kesepakatan yang tertuang pada RAPBN 2023 itu bakal disahkan pada agenda sidang tahunan pada Agustus 2022.

Dikutip Bisnis.com, Sugeng mengatakan, pemerintah perlu bergeser pada upaya optimalisasi energi baru dan energi terbarukan untuk menekan potensi lebarnya beban subsidi energi di tengah harga minyak mentah dunia yang tertahan tinggi hingga tahun ini.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Bisnis.com

Tags

Terkini

Keberadaan Satgassus Polri Perlu Dievaluasi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 07:07 WIB
X