• Jumat, 1 Juli 2022

SBY dan JK Bertemu di Puri Cikeas

Banjar Chaeruddin
- Kamis, 23 Juni 2022 | 19:53 WIB
SBY  dan JK bertemu di Puri Cikeas (Ist)
SBY dan JK bertemu di Puri Cikeas (Ist)

SINARHARAPAN--Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima kunjungan Jusuf Kalla, tokoh yang pernah memdampinginya s ebagai presiden para periode 2004-2009. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman SBY.

Putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, keduanya bertemu sebagai sesama sahabat. "Beliau berdua, Pak SBY dan Pak JK, sama sepertinya dengan Pak Surya Paloh adalah sahabat-sahabat dalam berdemokrasi, dalam berpolitik. Jadi, pertemuan antarsahabat itu sesuatu yang baik menurut saya," ujar AHY di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Kamis (23/6).

AHY yang kini mempin Partai Demokrat, mengaku tidak tahu isi pembicaraan kedua tokoh tersebut di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor. "Saya belum ketemu Pak SBY hari ini, jadi saya belum tahu. Nanti mungkin saya tanyakan," ujar AHY.

AYH pada Kamis ini bertemu dengan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, terkait kemungkinan koalisi kedua partai menjelang Pemilu 2024. "Kemungkinannya cukup besar," kata Surya usai pertemuan di Kantor DPP NasDem, Jakarta.

Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan membenarkan adanya pertemuan keduanya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor. Pertemuan dua sahabat itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Keduanya juga mengenang kebersamaan ketika memimpin pemerintahan.

"Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan tukar-menukar pikiran dan pandangan menyangkut masa depan bangsa dan negara kita. Meskipun keduanya tidak lagi aktif dalam kegiatan politik sehari-hari, namun masih terpanggil untuk ikut memikirkan jalan menuju Indonesia yang lebih baik dan lebih sejahtera," ujar Ossy, seperti dikutip republika.id

JK sebelumnya mengatakan di tengah Rakernas Partai Nasdem bahwa 2022 merupakan tahun politik yang sangat romantis. Ini karena partai politik tengah mencari pasangan yang cocok untuk maju pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Kenapa romantis? Karena sama dengan orang pacaran, semua cari pasangan yang cocok memenuhi syarat, lobi cari pasangan, jadi ini tahun cari pasangan. Jadi begitulah suasana politik kita, tapi tentunya siapa terbaik akan terpilih. Memang tidak mudah untuk jadi tahun romantis karena banyak hal yang menjadi faktor, pasangan, faktor partai, dan juga faktor elektabilitas," ujar JK.

Menurut JK, elektabilitas menjadi satu di antara beberapa faktor kendala para aktor politik mencari pasangan. "Pasangan, partai, dan elektabilitas. Ini jadi satu suasana sulit. Elektabilitas tinggi tapi tidak ada partai. Ada yang terbaik punya partai, punya partai tapi tidak terbaik," katanya.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:26 WIB

Tok! DPR Setujui Lima RUU Provinsi Menjadi UU

Kamis, 30 Juni 2022 | 13:24 WIB
X