• Rabu, 29 Juni 2022

Penutupan Rakernas II PDIP Paparkan Hasil Rekomendasi

- Kamis, 23 Juni 2022 | 12:17 WIB
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan pers, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).(Antara/Syaiful Hakim)
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan pers, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).(Antara/Syaiful Hakim)


SINAR HARAPAN - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan yang digelar sejak Selasa 21 Juni 2022 hingga Kamis 23 Juni 2022 ini akan ditutup dengan penyampaian hasil rekomendasi dan pidato Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
 
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di sela-sela Rakernas PDIP, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis siang mengatakan bahwa para peserta rakernas sudah menyelesaikan hasil rekomendasi sehingga penutupan akan diawali dengan penyampaikan hasil setiap komisi.
 
"Rangkaiannya nanti akan dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan menyampaikan hasil-hasil sidang komisi, diperkirakan selama 1 jam," katanya.

Baca Juga: Hasto: PDIP Sulit Kerja Sama dengan PKS dan Demokrat

Acara dilanjutkan dengan pembacaan rekomendasi, lalu akan ada pidato penutupan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
 
Pada pukul 14.00 WIB akan dilakukan penutupan Rapat Kerja Nasional yang kedua dengan didahului pembacaan rekomendasi eksternal.

"Cukup banyak yang direkomendasikan. Kemudian pidato penutupan Rakernas II oleh Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri," tuturnya.

Baca Juga: Megawati Ingatkan Kader Tak Melulu Melihat Hasil Survei

Soal nama calon presiden atau calon wakil presiden, Hasto menegaskan bahwa hal itu sepenuhnya merupakan hak prerogatif Megawati. Hal ini akan melalui kontemplasi yang mendalam dan melihat momentum yang ada.
 
Hasto pun menceritakan bagaimana saat pelaksanaan Rakernas II di Bali pada tahun 2018 yang secara tiba-tiba Megawati mengumumkan Jokowi untuk maju lagi sebagai capres.
 
"Itu menunjukkan bagaimana selain melakukan kalkulasi yang matang, Ibu Mega itu juga sering menampilkan suatu hal yang sifatnya surprise, ada element of surprise yang ditampilkan oleh beliau. Karena hak prerogatif ada pada Ibu Ketum, tentu saja seluruh kalkulasi pertimbangan yang matang itu berada di tangan beliau," ia menambahkan.***

Editor: Norman Meoko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Partai Buruh Gugat UU P3 ke Mahkamah Konstitusi

Senin, 27 Juni 2022 | 21:22 WIB

Megawati: Kader Yang Korupsi Pecat

Senin, 27 Juni 2022 | 16:47 WIB

Jusuf Kalla Doakan Tjahjo Kumolo Lekas Sembuh

Senin, 27 Juni 2022 | 09:59 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Tiba di Jerman

Senin, 27 Juni 2022 | 05:20 WIB

KPU: Sudah 21 Parpol Miliki Akun Sipol

Minggu, 26 Juni 2022 | 22:06 WIB
X