• Jumat, 1 Juli 2022

Kata Risma, Target PDI Perjuangan Bukan Hanya Menang di Pemilu 2024

- Rabu, 22 Juni 2022 | 15:17 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, saat memberikan keterangan pers, di sela-sela Rakernas II PDI Perjuangan 2021, di Sekolah Partai PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).(Antara/Syaiful Hakim)
Ketua DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, saat memberikan keterangan pers, di sela-sela Rakernas II PDI Perjuangan 2021, di Sekolah Partai PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022).(Antara/Syaiful Hakim)


SINAR HARAPAN - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan, Tri Rismaharini, mengatakan, target partai politik itu bukan hanya meraih kemenangan di Pemilu 2024, melainkan meraih masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

"Bukan sekadar kami menang, tetapi bagaimana meraih masa depan yang lebih baik," kata dia, di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan, di Sekolah Partai PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu 22 Juni 2022.

Menurut dia, Rakernas PDI Perjuangan 2021 tidak hanya membicarakan tentang politik praktis, seperti persiapan dan pemenangan Pemilu 2024, tetapi juga membahas politik jangka panjang bagaimana PDI Perjuangan berbuat untuk Indonesia Raya.

Baca Juga: Djarot: Partai Politik Harus Mampu Lahirkan Pemimpin Politik

"Kami memang harus mengambil hati rakyat. Kemudian konsep-konsep pembangunan apa yang harus kami bisa jelaskan kepada masyarakat supaya visinya sama dengan tujuan," katanya.

Ia pun mencontohkan bagaimana dirinya sebagai kader PDI Perjuangan mencoba mengentaskan masalah kelaparan dan dia tengah fokus menggencarkan program menanam padi dan buah-buahan. "Masih proses semua, tetapi ada yang sudah bisa dirasakan di beberapa tempat," ujarnya.

Dia juga menyampaikan penyelesaian masalah kesulitan mengakses air di Asmat, Papua. Sebelumnya, masyarakat Asmat hanya bergantung pada hujan untuk mendapatkan air. Namun, saat ini masyarakat Asmat telah difasilitasi alat salinasi untuk menyuling air laut menjadi tawar.

Baca Juga: Risma Belum Terpikir Maju di Pilkada Jakarta 2024

"Saya percaya dengan membesarkan wong cilik, maka negara ini akan maju," tuturnya.
 
Ia juga menyampaikan pengalamannya mengentaskan kemiskinan ketika menjadi wali kota Surabaya. Saat itu, angka kemiskinan di Surabaya mencapai 32 persen. Dia memperjuangkan wong cilik itu hingga saat ini buah kerjanya berhasil.

"Saya kemarin lihat survei dari BPS mengatakan bahwa tidak kurang dari 4 persen. Memang kenapa? Kalau kita kemudian tangani dengan benar, itu suatu kekuatan. Kami tidak perlu kemudian menjadi besar, tetapi bahwa yang paling penting adalah bagaimana bisa memenuhi kebutuhan kita sehari-sehari saja itu sudah dasar," dia menambahkan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:26 WIB

Tok! DPR Setujui Lima RUU Provinsi Menjadi UU

Kamis, 30 Juni 2022 | 13:24 WIB
X