• Senin, 8 Agustus 2022

Ahmad Syaikhu: PKS Mengutamakan Cari Koalisi

- Selasa, 21 Juni 2022 | 15:49 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menyampaikan pidato politiknya pada Rapimnas DPP PKS 2022 di Jakarta, Senin (20/6/2022). (Antara/Rivan Awal Lingga)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menyampaikan pidato politiknya pada Rapimnas DPP PKS 2022 di Jakarta, Senin (20/6/2022). (Antara/Rivan Awal Lingga)


SINAR HARAPAN - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menegaskan partainya mengutamakan mencari koalisi dengan partai politik (parpol) lain yang selanjutnya mengumumkan calon presiden (capres).

"PKS membangun komunikasi dengan partai politik (parpol) lain untuk membangun poros baru atau poros alternatif," katanya saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Selasa 21 Juni 2022.

Dia menjelaskan koalisi itu dibangun untuk memenuhi target "presidential threshold" (PT) sebesar 20 persen. PKS sendiri membutuhkan tambahan dua parpol untuk membangun koalisi dalam mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Baca Juga: Singgung Koalisi Semut Merah, Golkar Buka Pintu Bagi PKB dan PKS Gabung KIB

Ia mengatakan PKS belum akan mengumumkan nama kandidat capres yang akan diusung. Selain itu, wewenang yang menentukan kandidat capres berada di tangan Majelis Syuro Partai.

"Siapa pun nama yang diumumkan PKS, tidak akan terealisasi kalau tidak disepakati dengan minimal dua partai politik lain," kata Juru Bicara PKS Al Muzammil Yusuf.

Dia berharap nantinya parpol yang tergabung dalam koalisi dapat menunjukkan sikap kenegarawanan untuk memilih pemimpin terbaik guna  memenangi Pemilu 2024.

Baca Juga: KIB Disarankan Gelar Konvensi untuk Patahkan Dugaan Sebagai Gerbong Oligarki

Sebelumnya sejumlah partai politik telah membangun koalisi di antaranya Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Koalisi tiga partai itu bernama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan total 23 persen suara.

Selain itu, koalisi lainnya yakni Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) dengan total 31 persen.

Sementara itu, PKS dijadwalkan sedang membangun komunikasi intensif dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk membangun satu koalisi baru.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

YPBH Akan Dirikan Musuem Hatta Memorial Heritage

Minggu, 7 Agustus 2022 | 17:29 WIB
X