• Senin, 4 Juli 2022

Tugas Prof Budi Santoso di LPDP Ditinjau dan Mungkin Dihentikan

Banjar Chaeruddin
- Rabu, 4 Mei 2022 | 13:30 WIB
Budi Santoso Purwokartiko
Budi Santoso Purwokartiko

SINARHARAPAN--Buntut kontroversi pandangannya mengenai hijab pada mahasiswi,  berjilbab, Kemendikbudristek akan meninjau dan menghentikan penugasan Prof Budi Santoso Purwokartiko sebagai sebagai peninjau (reviewer) program Dikti dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). 

"LPDP dan Dikti akan mengevaluasi dan men-suspend penugasannya sebagai reviewer," kata Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Prof Nizam kepada wartawan, Rabu (4/5/2022).

Menurut Nizam, Budi melalui tulisan tangannya tersebut diduga telah melanggar kode etik dan pakta integritas sebagai reviewer.

"Karena itu, Kemendikbudristek akan mengambil langkah tegas terkait dugaan pelanggaran tersebut," tegas Prof Nizam.

Bahkan, lanjutnya, bukan tidak mungkin Kemendikbudristek tidak akan lagi memberi kepercayaan bagi reviewer yang tidak dapat menjaga kode etik, dan pakta integritas. 

"Reviewer yang tidak dapat menjaga kode etik dan pakta integritas tidak lagi kita beri kepercayaan untuk me-review," ungkap Prof Nizam.

Tulisan Budi Santoso di media sosial menyebutkan, dia sedang menguji mahasiswa yang ikut seleksi beasiswa LPDP

Namun, dalam tulisan itu ada kalimat yang dinilai rasisme karena menyebut pakaian penutup kepala ala manusia gurun yang mengarah kepada jilbab.

Berikut ini tulisan lengkap Prof Budi yang sempat viral dan dikritisi banyak pihak di media sosial:

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: rri.co.id

Tags

Terkini

X