• Sabtu, 20 Agustus 2022

Giliran Puan Tantang Big Data Luhut soal Pemilih PDIP Dukung Tunda Pemilu

- Selasa, 15 Maret 2022 | 13:45 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan dan Puan Maharani.(dok/Instagram.com/@luhut.pandjaitan/@puanmaharaniri)
Luhut Binsar Pandjaitan dan Puan Maharani.(dok/Instagram.com/@luhut.pandjaitan/@puanmaharaniri)


SINAR HARAPAN - Saling silang antara PDIP dengan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan agaknya masih berlanjut.

Kali ini datang dari Ketua DPR Puan Maharani. Dia membantah klaim Luhut Binsar Pandjaitan bahwa pemilih PDIP mendukung penundaan Pemilu 2024.

"Kalau di PDI Perjuangan, kami punya data sendiri dan tidak termaksud dengan data yang disampaikan [Luhut]. Itu saja," kata Puan kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Selasa (15/3/2022).

Puan juga menegaskan bahwa data yang dimiliki oleh PDIP pun berupa big data."Dan data kami partai politik, big data juga," ia menyebutkan.

Baca Juga: PDIP: Apa Kapasitas Luhut Ngomong soal Penundaan Pemilu 2024

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto. Hasto pun mempertanyakan kewenangan Luhut menyampaikan hal itu. Ia menantang Luhut untuk mempertanggungjawabkan pernyatannya secara akademis.

"Maka tidak boleh ada menteri yang punya pendapat yang berbeda. Presiden sudah berulang kali mengatakan sikapnya secara tegas dan pemerintah sudah sepakat pemilu tanggal 14 Februari 2024. Lalu kenapa ada pembantu presiden yang membuat wacana yang tidak menyehatkan di dalam situasi politik nasional?" kata Hasto dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya mengklaim bahwa big data yang berisikan percakapan 110 juta orang di media sosial mendukung usulan Pemilu 2024 ditunda dan masa jabatan presiden diperpanjang.(*)

Editor: Norman Meoko

Sumber: Pelbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X