• Sabtu, 13 Agustus 2022

Puan Silaturrahmi ke PWNU Jatim

- Rabu, 2 Maret 2022 | 15:19 WIB
Puan Maharani di tengah pimpinan wilayah NU Jawa Timur
Puan Maharani di tengah pimpinan wilayah NU Jawa Timur

JAKARTA--Ketua DPR Puan Maharani menemui pimpinan NU di wilayah Jawa Timur. Kehadirannya disambut oleh Wakil Rais Syuriah KH Agoes Ali Masyhuri serta sejumlah pengurus PWNU Jatim lainnya.

Dalam keterangan tertulisnya hari ini, Rabu (2/3) tidak dijelaskan dalam rangka apa kunjungannya menemui pimpinan wilayah NU Jatim tersebut.

 

“Silaturahmi ini saya lakukan sebagai Ketua DPR RI dan sebagai cucu proklamator Bung Karno yang menjalin hubungan dekat dengan Kyai Haji Hasyim Ashari, kemudian dilanjutkan dengan Ibu Mega bersama dengan Gus Dur, dan sekarang saya berusaha menjahit kembali silaturahmi dan kedekatan yang pernah ada dalam dua generasi tersebut," urai Puan.

Bagi Puan sendiri, Jawa Timur memiliki nilai emosional yang besar. “Di Jawa Timur ini Bung Karno lahir dan besar, kemudian wafat dan dimakamkan di Jawa Timur. Karenanya, saya sebagai salah satu cucu Bung Karno, merasa punya kedekatan secara psikologis dengan  Jawa Timur,” kata mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) tersebut.

Dikutip dari laman resmi DPR-RI, Puan berharap Jawa Timur bisa menjadi tempat bersemi dan berkembangnya cita-cita dari para pendiri bangsa yang terangkum dalam dasar negara, Pancasila. “Sehingga, apa yang dilakukan oleh Bung Karno dan apa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh yang ada di NU Insya Allah bisa diteruskan oleh kita semua secara bergotong royong dalam membangun bangsa dan negara,” pungkas Puan.

Sementara itu Kyai Ali menegaskan bahwa di negeri yang penuh keragaman seperti Indonesia, silaturahmi dan kebersamaan amat dibutuhkan. “Kita cari titik persamaan, jangan titik perbedaan. Dibutuhkan juga tolong menolong dan gotong royong. Ini penting untuk Kembali dihidupkan karena mulai padam dan ditinggalkan oleh masyarakat,” katanya.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar mengingatkan lagi bahwa kemerdekaan yang dicapai Indonesia pun merupakan hasil dari kumpulan rasa cinta yang amat besar terhadap negara. Serta gotong royong dari begitu banyak elemen bangsa, antara lain kaum nasionalis dan juga para ulama.

“Bagi warga NU, NKRI harga mati itu bukan jargon semata. Merawat dan menjaga NKRI sama pentingnya menjaga Islam,” Marzuki mengungkapkan. Ia juga menjelaskan sebuah analogi yang menggambarkan pernyataannya tersebut. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia ini merupakan berkah luar biasa bagi NU dan juga bangsa Indonesia.  

Halaman:

Editor: editor1

Tags

Terkini

Paspor Indonesia Disain Baru Ditolak di Jerman

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 01:56 WIB
X