• Senin, 15 Agustus 2022

Minta Sri Mulyani Dipecat, MPR Dinilai Kekanak-kanakan

- Rabu, 1 Desember 2021 | 11:07 WIB
Pimpinan MPR
Pimpinan MPR

JAKARTA - Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) mengkritik MPR yang meminta Presiden Joko Widodo mencopot Menteri Keuangan Sri Mulyani hanya karena alasan anggaran MPR dipotong. Peneliti Formappi Lucius Karus menilai, sikap MPR itu kekanak-kanakan.

Menurut Lucius, sikap tersebut justru menunjukkan MPR seperti kehilangan ruh kenegarawanan mereka karena hanya memikirkan kepentingan lembaga sendiri. Menurut dia, alasan MPR yang meminta Sri Mulyani dicopot itu tidak mencerminkan kebijaksanaan pimpinan MPR.

"Masa gara-gara pengurangan anggaran MPR, Presiden diminta mencopot Menkeu sih? Itu kok kekanak-kanakan banget," kata Lucius saat dihubungi, Rabu (1/12/2021).

Dia menilai MPR seolah lupa bahwa anggaran yang diputuskan dalam APBN bukan hanya kemauan Menkeu. Anggaran itu dibahas Menkeu bersama dengan DPR.

Ia menambahkan, apabila MPR memang memiliki alasan untuk menaikan anggaran mereka, seharusnya hal itu diperjuangkan saat proses pembahasan di DPR. Dengan sikap MPR seperti ini, menurutnya MPR hanya memanfaatkan lembaga untuk mengintimidasi pejabat lain."Jangan manfaatkan lembaga untuk mengintimidasi pejabat lain, apalagi dengan alasan yang lebih terlihat sentimentil," tutur Lucius.

Lebih lanjut, dia berpandangan bahwa Sri Mulyani pasti memiliki alasan khusus mengurangi anggaran MPR. Salah satu yang menurutnya bisa menjadi alasan itu yakni soal kinerja MPR tahun 2021 yang tidak mencapai target.

"Sehingga Menkeu memberikan semacam punishment dengan mengurangi anggaran MPR. Kan memang anggaran itu harus berbasis kinerja. Lembaga dengan kinerja yang tak memuaskan layak dihukum dengan memotong anggaran mereka," ia menjelaskan.

Kemudian, jika MPR mempersoalkan anggaran untuk sosialisasi empat pilar, menurut Lucius sudah tepat Sri Mulyani anggaran itu. Sebab, ia menilai hasil dari sosialisasi empat pilar ini tak jelas."Ini lebih terlihat seperti proyek-proyekan MPR saja. Sudah cukup lama sosialisasi empat pilar ini dilakukan MPR, mana hasilnya? Mestinya empat pilar itu sudah tertanam pada setiap warga hingga pelosok jika MPR melakukan sosialisasi secara konsisten dan sungguh-sungguh," ia menyebutkan.

Mengenai pernyataan pimpinan MPR yang menyebut Sri Mulyani beberapa kali tidak memenuhi undangan, menurut Lucius seharusnya tidak perlu jadi masalah. Dia mengatakan, MPR semestinya bisa memahami alasan yang disampaikan Menkeu ketimbang mengancam Menkeu agar dicopot Presiden.

Halaman:

Editor: editor2

Tags

Terkini

Paspor Indonesia Disain Baru Ditolak di Jerman

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 01:56 WIB
X