• Minggu, 22 Mei 2022

Survei: Elektabilitas Ganjar Ungguli Prabowo

- Senin, 5 Oktober 2020 | 15:50 WIB
Hasil survei Voxpopuli Research Center terkait elektabilitas capres.
Hasil survei Voxpopuli Research Center terkait elektabilitas capres.

JAKARTA - Hasil survei Voxpopuli Research Center menunjukkan elektabilitas Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto melemah dari 18,6 persen pada bulan Juni 2020 menjadi 17,1 persen. Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melesat dari 15,6 persen menjadi 17,6 persen, atau naik 2 persen. Dengan kenaikan itu, posisi Ganjar kini telah menyalip Prabowo dengan selisih tipis 0,5 persen.

"Ganjar berhasil mengungguli Prabowo, memastikan posisi Ganjar sebagai penantang kuat jika Prabowo maju calon presiden pada Pemilu 2024," kata Direktur Eksekutif Voxpopuli Research Center Dika Moehamad dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (5/10/2020).

Kenaikan elektabilitas Ganjar paralel dengan kepala daerah lain, yaitu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil."Seperti halnya Ganjar, elektabilitas Kang Emil juga melesat dari sebelumnya 10,6 persen menjadi 13,2 persen, atau naik 2,6 persen," ujarnya.

-

Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. (Dok/Kompasiana)

Menurut Dika, pertarungan menuju 2024 sekarang dikuasai tokoh-tokoh berlatar belakang kepala daerah. Selain Prabowo, penurunan elektabilitas juga dialami oleh mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dari 9,3 persen menjadi 8,5 persen.

Di sisi lain, dinamika antara kepala daerah pun terjadi, Ganjar dan Kang Emil paling diunggulkan, sedangkan tokoh-tokoh lain, seperti Anies Baswedan, Khofifah Indar Parawansa, dan Tri Rismaharini mengalami penurunan elektabilitas.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun paling dalam dari 11,3 persen menjadi 9,4 persen, atau turun 1,8 persen, sedangkan Gubernur Jawa Timur Khofifah turun dari 6,4 persen menjadi 5,6 persen, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini turun dari 5,1 persen menjadi 3,8 persen.

Selain nama-nama tersebut, ada pula Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang turun dari 3,0 persen menjadi 2,1 persen. Berikutnya, Menteri BUMN Erick Thohir dari 3,7 persen menjadi 2,0 persen, sedangkan Menko Polhukam Mahfud MD dari 1,1 persen naik tipis menjadi 1,2 persen.

Halaman:

Editor: editor2

Tags

Terkini

X