• Minggu, 14 Agustus 2022

Survei: Jokowi 51,9 Persen, Prabowo 19,2 Persen

- Kamis, 3 Mei 2018 | 16:00 WIB
Jokowi versus Prabowo
Jokowi versus Prabowo

JAKARTA - Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terhadap elektabilitas bakal calon presiden 2019. Hasilnya, elektabilitas petahana Joko Widodo (Jokowi) masih mengungguli sejumlah nama pada survei Pilpres 2019.

Survei tersebut dilakukan pada 25-31 Maret 2018. Survei dilakukan kepada 1.200 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error dari survei +- 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia (WNI) yang telah memiliki hak pilih, yakni yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Indikator Politik Indonesia melakukan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara lewat tatap muka. Hasil untuk pertanyaan terbuka (top of mind), yaitu:

 

  1. Jokowi 51,9 Persen
  2. Prabowo 19,2 Persen
  3. Anies 2,2 Persen
  4. AHY 2,0 Persen
  5. Gatot 1,7 Persen
  6. Hary Tanoe 1,4 Persen
  7. JK 1,0 Persen

Tidak tahu/tidak menjawab 12,7 Persen

Nama-nama lain juga muncul, jumlahnya lebih dari 40 nama. Namun, di luar tujuh nama di atas, elektabilitas nama-nama lain di bawah 1 persen.

Untuk pertanyaan semi terbuka, dengan simulasi nama calon, elektabilitas Jokowi dan Prabowo sama-sama meningkat sekitar 5 persen.

"Berdasarkan tren semi terbuka dengan pertanyaan jika pemilihan presiden diadakan sekarang, dengan simulasi 5 nama, Jokowi unggul dengan 56,5 persen, Prabowo Subianto 24,2 persen. Yang lain terus terang per hari ini belum cukup kompetitif. Anies Baswedan 4,1 persen, serta Gatot Nurmantyo dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) imbang di 2,9 persen, dan undecided voter (TT/T) 9,8 persen," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya di kantor Indikator Politik Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/4/2018).

Sementara untuk simulasi 4 nama, Jokowi tetap unggul dengan perolehan suara 57,3 persen. Sementara Prabowo memperoleh 25,2 persen, Anies Baswedan 4,5 persen, sedangkan Gatot 3,3 persen."Yang diambil nama Mas AHY. Suara mas AHY ini cenderung berpindah ke Prabowo, dan sedikit ke Anies," ujar Burhanuddin seperti dilansir detik.com.

Halaman:

Editor: editor2

Tags

Terkini

Paspor Indonesia Disain Baru Ditolak di Jerman

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 01:56 WIB
X