Indonesiaku, Syukuri Keberuntungan Absolut

Selasa , 04 Januari 2022 | 07:37
Indonesiaku, Syukuri Keberuntungan Absolut
Sumber Foto : Sinarharapan.co
Marzuki Usman
POPULER

PADA musim gugur (Fall Seasons) di Kampus Duke University, Kota Durham, Provinsi Carolina Utara, Amerika Serikat, penulis sebagai mahasiswa S2 pada Fakultas Ekonomi dari Universitas Duke, lagi duduk di kelas Seminar Perdagangan Internasional (International Trade Seminar) yang dikuliahi dengan Prof. Dr. Edward Tower, seorang Ahli Perdagangan Internasional yang terkenal di dunia.

Beliau berujar, “Di zaman abad pertengahan, yakni tahun-tahun 1500-an para pedagang, dan para produsen berdagang dengan barang-barang yang memiliki Keberuntungan Absolut (Absolute Advantages).

Kerajaan Inggris memiliki Keberuntungan Absolut pada produk tekstil. Sedangkan Kerajaan Belanda memiliki Keberuntungan Absolut pada peternakan sapi.

Maka, terjadilah perdagangan antara kedua negara itu, yakni Perdagangan Internasional (Perdagangan Antara Negara). Dalam hal ini, Kerajaan Inggris mengekspor tekstil ke Kerajaan Belanda. Dan pada saat yang sama Kerajaan Inggris mengimpor susu sapi dari Belanda.

Kemudian, keadaan berubah, karena adanya abad Industrialisasi. Maka ekspor dan impor tidak lagi ditentukan oleh Keberuntungan Absolut (Absolute Advantages), tetapi telah digeser oleh Prinsip Keberuntungan Comparative.

Keberuntungan, karena adanya Kemajuan Teknologi, sehingga Daya Manusia sudah diganti oleh Daya Mesin. Negara-negara yang memiliki Keberuntungan Comparative ini, lalu berubah menjadi negara pengekspor (Eksportir).

Akan tetapi, negara-negara yang memiliki Keberuntungan Absolut, karena Karunia Ilahi, artinya barang-barang itu hanya bisa dibuat disitu saja, secara alamiah.

Contohnya, produk pisang yang hanya bisa ditanam di negara-negara yang beriklim tropis saja. Contoh lain, seperti produk dari : Hutan Bakau, Hewan Ternak : Kepiting, Udang, dan Arang dari Kayu Bakau yang bisa untuk membuat baterai, dan seterusnya.

Kemudian, penulis teringat lagi dengan Kuliah dari Prof. Dr. Edward Tower pada musim gugur tahun 1974, yang mengatakan bahwa, Indonesia memiliki Keberuntungan Absolut.

Misalnya, dengan memusatkan usaha kepada produk pisang, dan turunannya. Satu dan lain, karena karunia Allah SWT kepada bangsa Indonesia, tumbuhan pisang dan produk turunannya, dapat membuat rakyatnya bisa menjadi kaya dengan mengeskpor barang-barang itu ke seluruh dunia.

Semoga rakyat Indonesia segera dapat membaca karunia Allah SWT di bidang tumbuhan pisang beserta Produk turunannya.

Teman penulis seorang Ahli Tumbuhan Pisang berujar, “Ya Marzuki, bahwa dari Pisang itu, kita bisa mengekspor barang-barang sebagai berikut : Buah Pisang Segar, Keripik Pisang. Daun Pisang, itu untuk pembungkus. Batang Pisang, ada seratnya, bisa untuk membuat tekstil, dan produk-produk lain dari serat Pisang. Dan, Gedebong Pisang, yakni inti dari pohon Pisang disebut, “Gedebong”. Dewasa ini, sudah menjadi makanan kesukaan orang-orang Amerika Serikat dan Eropa.

Kalau kita terlambat mensyukuri Karunia Tuhan ini, maka tidaklah mustahil Karunia ini akan dinikmati oleh pelbagai pelaku ekonomi dari negara lain di dunia. Siapakah orang itu? (Marzuki Usman)

Penulis adalah ekonom senior dan pendiri pasar modal.

 

 

 

 

 

 

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load