Bila Trend Berlanjut, Kasus Covid di Indonesia Tembus 1 Juta Bulan Depan

Jumat , 08 Januari 2021 | 19:29
Bila Trend Berlanjut, Kasus Covid di Indonesia Tembus 1 Juta Bulan Depan
Sumber Foto Pikiran Rakyat
Ilustrasi
POPULER

JAKARTA—Penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia makin mencemaskan karena jumlah hariannya tidak menurun tapi justru cenderung meningkat. Hari ini, Jumat (8/1/2021) tercatat rekor baru penambahan kasus harian sebanyak 10.617, sehingga angka kumulatifnya sudah melampaui 800 ribu.

Bila tidak ada upaya keras untuk mengerem laju penularannya maka dikhawatirkan jumlah kasus positif Covid di Indonesia sudah mencapai 1.000.000 pada bulan Februari nanti. Pemerintah memang akan mulai melakukan vaksinasi pekan depan, namun belum bisa dipastikan apakah upaya tersebut mampu menurunkan angka penularan virus.

Data yang ada menunjukkan bahwa jumlah kasus akan mencapai 1 juta dalam 30 hari ke depan. Hal tersebut bisa ditelusuri dari pertambahan kasus positif selama ini.

Sesuai data pemerintah, jumlah kasus positif mencapai angka 500.000  pada Senin (23/11/2020). Dalam pengumuman pemerintah ketika itu, penambahan baru sebanyak 4.442 kasus sehingga jumlah kumulatifnya menjadi 501.110.

Kemudian, jumlah kasus kumulatif bertambah 100.000 sehingga menjadi 600.000 pada Jumat (11/12/2020) dengan angka kumulatif hari itu sebanyak 605.243. Artinya, dalam waktu 18 hari terjadi penambahan 100 ribu kasus baru.

Jumlah kasus kemudian menembus angka 700 ribu sesuai data resmi pemerintah pada Jumat (25/12/2020). Dengan penambahan kasus baru sebanyak 7.259 total kasusnya menjadi 700.097. Artinya, dalam tempo hanya 14 hari terjadi penambahan sebanyak 100 ribu kasus baru.

Kini, sesuai data pemerintah pada Jumat (8/1/2021) jumlah kasus kumulatif mencapai 808.340 secara nasional. Artinya, dalam waktu 14 hari terjadi penambahan 100 ribu kasus baru.

Bila trend penambahan kasus positif Covid tidak berubah, sangat mengkhawatirkan jumlah kasus secara nasional akan melampaui 1 juta pada 30 hari ke depan.

Selain trend angka-anga tersebut, ada peroalan lain yang menjadi masalah, yaitu jumlah tes per 1 juta penduduk masih relatif kecil. Dikutip dari data situs worldometers.info per hari ini, Jumat (8/1), tes Covid di Indonesia baru sebanyak 28.046 per 1 juta penduduk.

Bndingkan dengan  Malaysia yang mencapai 108.192 per 1 juta penduduk, Filipina 62.767, Myanmar 35.599, Brunei Darussalam 190.877 dan Singapura 956.357 orang per 1 juta penduduk. Indonesia memang lebih baik ketimbang Thailand yang hanya 17.425 dan Vietnam 14.629 per 1 juta penduduk.

Bila jumlah tes ditingkatkan maka sangat mungkin penambahan kasus baru harian akan semakin meningkat. Apalagi jumlah penduduk kita sangat besar, berlipat-lipat jumlahnya dibandingkan negara-negara tetangga di Asean.

Saat ini, jumlah kasus positif Covid di Indonesia merupakan yang terbanyak diantara negara-negara Asia Tenggara, demikian pula jumlah korban yang meninggal dunia.

Maka, langkah pemerintah yang paling masuk akal adalah memperketat penanganan Covid dan menetapkan PSBB yang sangat ketat. Pemerintah tidak bisa lagi berbasa-basi, namun harus bertindak lebih keras lagi dalam mengontrol sebaran kasus baru, apapun resiko yang harus dihadapi. Bila tidak, kita semua bisa menyesal di kemudian hari (BC)



Sumber Berita: Berbagai sumber
KOMENTAR

End of content

No more pages to load