• Sabtu, 3 Desember 2022

Joe Biden dan X Jinping Menyebarkan Optimisme Hadapi Krisis Global

- Selasa, 15 November 2022 | 02:39 WIB

Presiden AS Joe Biden dan Pres1den China Xi Jinping

SINAR HARAPAN--Nada dan semangat optimisme memancar dari Bali dalam serangkaian pertemuan para pemimpin negara-negara besar di dunia yang hadir untuk mengikti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) kelompok G-20. Serangkaian pertemuan pada berbagai tingkatan telah menunjukkan keinginan para pemimpin dunia untuk menghadapi berbagai tantangan dan krisis global dengan upaya-upaya yang positif dan konstruktif.

Presiden Jokowi sebagai tuan rumah dan sekaligus Ketua G-20 menemui satu persatu para pemimpin negara-negara besar dalam suatu pembicaraan bilateral yang konstruktif. Jokowi seperti tidak kenal lelah menyambut tamu dan membuka KTT dengan keinginan untuk meningkatkan kerjasama memecahkan berbagai persoalan global.

Salah satu peristiwa sebelum  KTT G20 dibuka yang paling disorot dan diikuti public dunia adalah pertemuan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dengan Presiden China X Jinping. Kedua pemimpin ini mewakili kekuatan ekonomi yang sangat besar dan terlibat persaingan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan pada masa pemerintahan Presiden AS Donald Trump terjadi ketegangan yang memuncak baik dalam sector ekonomi dan perdagangan maupun politik.

Baca Juga: Jokowi Bertemu Joe Biden, Ingin KTT G20 Hasilkan Kerjasama Kongkret

Kini kedua pemimpin memperlihatkan pendekatan yang berbeda. Joe Biden dan Xi Jinping bertemu di Bali, saling berjabat tangan erat dan melempar senyum. Dilansir media, Biden mengaku sangat senang dengan pertemuan ini. Dia mengatakan, pertemuan ini ditujukan untuk menghindari konflik antara AS dan China.

Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping saling menyampaikan ajakan untuk meningkatkan hubungan kedua negara melalui saling keterbukaan. “Saya mengajak Presiden Xi untuk melanjutkan dialog yang telah dan terus berjalan, secara terbuka dan jujur, yang selalu kita lakukan,” kata Biden dalam pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali dikutip dari naskah pidato yang dirilis oleh Gedung Putih, Senin.

Menurut Biden, AS siap melakukan kerja sama bersama China. Dia mengatakan kedua negara saling bertanggung jawab dalam mengelola perbedaan, mencegah kompetisi yang dapat memicu konflik, dan menemukan cara bekerja bersama mengatasi permasalahan global yang membutuhkan kebersamaan yang saling menguntungkan.

AS menjelaskan dunia mengharapkan China dan AS sebagai pemeran utama dalam mengatasi permasalahan dunia mulai perubahan iklim, kerawanan pangan, dan kemampuan kerja sama.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wonderful Indonesia VI, Pulau Kawa, Provinsi Papua Barat

Selasa, 29 November 2022 | 07:03 WIB

Anwar Ibrahim, The Lion of Malays

Senin, 28 November 2022 | 09:52 WIB

Wonderful Indonesia V, Gunung Krakatau?

Selasa, 22 November 2022 | 06:27 WIB

Mengapa AS Membuat KMP China Sebagai Monster?

Selasa, 8 November 2022 | 05:43 WIB

Lula Da Silva, Pelajaran Buat Anies Baswedan

Selasa, 1 November 2022 | 07:53 WIB

Wonderful Indonesia II, Lembah Sukabumi?

Selasa, 1 November 2022 | 06:24 WIB

Pemuda, Bangkit Melawan atau Mati Kelaparan

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 12:31 WIB

Prof. DR. Malcolm Gillis Berujar “Hai Marzuki?”

Selasa, 25 Oktober 2022 | 06:21 WIB

Hanya MU Saja Yang Bisa?

Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:06 WIB

Menguak Konspirasi dalam Perang Ukraina

Jumat, 14 Oktober 2022 | 05:11 WIB

Jokowi-Mega Mencari Lawan Tanding Anies

Senin, 10 Oktober 2022 | 19:21 WIB
X