• Sabtu, 3 Desember 2022

Gantungkan Cita-Citamu Setinggi Bintang Di Langit! Dan Bukan Setinggi Langit Langit

- Selasa, 11 Oktober 2022 | 07:04 WIB
Marzuki Usman.(Dok/sinarharapan.co)
Marzuki Usman.(Dok/sinarharapan.co)

Oleh: Marzuki Usman

Pada suatu hari, di tahun 1954 penulis dan teman-teman sekelas, kelas IV, Sekolah Rakyat (SR), dahulu, sekarang Sekolah Dasar (SD) di Dusun Mersam, yang cuma-satu-satunya SR di Kecamatan Mersam yang mencakupi dua Marga atau Kelurahan, yakni Marga Kembang Paseban yang ber-Ibu Desa di Desa Mersam dan Marga Kembang Seri yang ber-Ibu Desa, di Dusun, Teluk Leban. Bapak guru untuk kelas IV adalah Bapak Sahlan Arif, yang berasal dari Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.

Beliau ini, sangat sayang sekali kepada anak-anak didiknya. Dan, memimpikan anak-anak didiknya bisa menjadi orang yang berguna bagi Dusunnya, Kecamatannya, Kabupatennya, dan bahkan Keresidenannya dan Provinsinya.

Beliau ini rajin mengajak anak-anak didiknya belajar dari apa yang mereka lihat di dusun Mersam. Kami berjalan bersama Beliau, dan nanti, ketika kembali ke kelas, kami harus menulis, menceritakan apa-apa yang kami lihat. Kemudian, tulisan-tulisan kami itu, beliau kumpulkan dan beliau bacakan satu persatu.

Kemudian, Beliau panggil kami muridnya semua untuk mendengar, cerita Beliau, setelah membaca tulisan-tulisan itu. Beliau bertanya kepada penulis, “Mengapa engkau ceritakan seorang memanjat pohon kelapa? Penulis menjawab, “Orang memanjat pohon kelapa itu, saya melihat dia cekatan sekali, memanjat pohon kelapa itu. Dan, sesampainya ditumpukan tandan buah kelapa, dia dengan cekatan sekali memetik buah-buah kelapa itu, dan dijatuhkan ke bawah”. Beliau meneruskan, “Wahai anak-anakku, belajar dari apa yang dilihat, dan diceritakan oleh Marzuki, maka kita harus mencontoh si pemanjat pohon kelapa itu, yang cekatan memanjat, dan memetik buah kelapa. Dan, nanti ketika kalian menjadi dewasa, maka Anda haruslah berani menentukan cita-citamu! Dan, Anda harus berani menentukan cita-cita hidupmu! Kata pepatah Melayu, “Gantungkan cita-citamu setinggi Bintang di Langit, Dan janganlah cita-citamu setinggi Langit-langit!” Dengan perkataan lain, Anda harus bekerja keras, dan cerdik, untuk mencapai cita-cita yang setinggi-tingginya”.

Insya Allah dengan demikian Anda akan meniti karir sampai ke Puncaknya. Kalau bekerja di Perusahaan maka Anda harus memiliki mimpi untuk menjadi Direktur Utama dari Perusahaan itu. Kalau tidak maka Anda hanya mencapai setinggi langit-langit, alias tidak menjadi apa-apa! Kata orang Jakarta, “Kasian deh lu!”  

Jakarta, Medio Juli 2022

Editor: Norman Meoko

Sumber: opini

Tags

Terkini

Wonderful Indonesia VI, Pulau Kawa, Provinsi Papua Barat

Selasa, 29 November 2022 | 07:03 WIB

Anwar Ibrahim, The Lion of Malays

Senin, 28 November 2022 | 09:52 WIB

Wonderful Indonesia V, Gunung Krakatau?

Selasa, 22 November 2022 | 06:27 WIB

Mengapa AS Membuat KMP China Sebagai Monster?

Selasa, 8 November 2022 | 05:43 WIB

Lula Da Silva, Pelajaran Buat Anies Baswedan

Selasa, 1 November 2022 | 07:53 WIB

Wonderful Indonesia II, Lembah Sukabumi?

Selasa, 1 November 2022 | 06:24 WIB

Pemuda, Bangkit Melawan atau Mati Kelaparan

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 12:31 WIB

Prof. DR. Malcolm Gillis Berujar “Hai Marzuki?”

Selasa, 25 Oktober 2022 | 06:21 WIB

Hanya MU Saja Yang Bisa?

Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:06 WIB

Menguak Konspirasi dalam Perang Ukraina

Jumat, 14 Oktober 2022 | 05:11 WIB

Jokowi-Mega Mencari Lawan Tanding Anies

Senin, 10 Oktober 2022 | 19:21 WIB
X