• Rabu, 5 Oktober 2022

Ikan Semah? Ikan Bangsawan?

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 05:50 WIB
Marzuki Usman.(Dok/sinarharapan.co)
Marzuki Usman.(Dok/sinarharapan.co)

Oleh: Marzuki Usman

Pada suatu hari pada tahun 1977, yang pada waktu itu penulis telah dilantik oleh Bapak Menteri Keuangan RI, Bapak Prof. DR. Ali Wardhana, sebagai Direktur Investasi dan Kekayaan Negara (Direktorat IKN), yang yang bidang pekerjaanya antara lain, menata daftar Kekayaan Negara RI yang berupa Tanah, Bangunan, di Pusat dan di Daerah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Termasuk juga tugas tentang, “Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah”.

Karena pekerjaan itu, penulis lalu berkesempatan berkunjung ke Kota Sungai Penuh, Ibu Kota Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Ketika kita beristirahat makan siang disuatu warung makan di kota itu, teman penulis yakni Pejabat Pemerintah Kabupaten Kerinci, yang mendampingi penulis, menwarkan untuk pesan makan siang, Ikan Semah. Penulis bertanya ikan jenis apa itu?. Dia menjawab sebagai berikut. “Ikan Semah itu, di Malaysia adalah makanan kesukaan Warga Bangsawan dari seluruh Kesultanan di Malaysia, bahkan juga di Kerajaan Berunai. Ikan itu kalau di makan, kita bisa lupa kepada istri?”. Penulis bertanya apa iya?. Dia menjawab, “Ikan itu hanya dapat di ambil dari air lubuk - air lubuk, yang terdapat di daerah pegunungan. Pemancingnya menyelam di lubuk itu, untuk memanah Ikan Semah itu, untuk mendapatkan ikan itu. Jadi memancingnya cukup berbahaya. Kerajaan di Malaysia,  para Bangsawan yang menyantap ikan itu. Dan demikian juga di Kesultanan Berunai”. Mereka memberi nama ikan itu, “Ikan Jurong”.

Kalau di Kota Sungai Penuh itu, hanya orang kaya saja yang sanggup membelinya, karena harganya Ikan Semah itu, mahal sekali. Ketika penulis menyantap Ikan Semah itu, maka kata orang Medan, “Ala Mak, enak dan lezat nian ikan semah ini”. Lalu penulis bermimpi, “Seandainya Indonesia bisa membudidayakan Ikan Semah keseluruh daerah pegunungan di Indonesia, maka hanya Indonesia sajalah yang bisa memasok Ikan Semah ini ke seluruh dunia”. Dan, Insya Allah para Nelayan penangkap Ikan Semah, dan para pembudidaya Ikan Semah di seluruh Indonesia, akan menjadi orang kaya sedunia!. Insya Allah.

Jakarta, Menjelang memasuki ke bulan Juli 2022 yang akan datang ini.

Editor: Norman Meoko

Sumber: opini

Tags

Terkini

Malu Bertanya, Sesat di Jalan!

Selasa, 4 Oktober 2022 | 05:59 WIB

Tragedi Prestasi

Senin, 3 Oktober 2022 | 13:40 WIB

Barang Substitusi (Pengganti)?

Selasa, 27 September 2022 | 07:58 WIB

Orang Lain Makan Nangka, Awak Kena Getahnya?

Selasa, 20 September 2022 | 05:35 WIB

Wonderful Indonesia I, Parang Tritis?

Selasa, 13 September 2022 | 06:57 WIB

Bjorka dan Gerakan Rakyat

Senin, 12 September 2022 | 13:06 WIB

Misteri di Balik Peningkatan Anggaran Militer ASEAN

Jumat, 9 September 2022 | 15:14 WIB

Ilmu Matematika ≠ Ilmu Sosial

Selasa, 6 September 2022 | 06:06 WIB

Rezim Baru dan BBM Rp Lima Ribu

Senin, 5 September 2022 | 12:57 WIB

Catatan Ekonomi: Social Bond dan Blended Finance

Selasa, 30 Agustus 2022 | 21:01 WIB

Pajak Kuburan?

Selasa, 30 Agustus 2022 | 06:30 WIB

Lempar Batu, Sembunyi Tangan?

Selasa, 23 Agustus 2022 | 05:52 WIB

Rektor Koruptor dan Kegagalan Revolusi Mental

Senin, 22 Agustus 2022 | 12:47 WIB

Kenaikan Harga BBM, Maju dan Mundur Kena

Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:44 WIB

Selain Taiwan, Filipina Menjadi Lahan Proxy AS-China

Senin, 15 Agustus 2022 | 06:03 WIB
X