• Minggu, 14 Agustus 2022

Awak Pipit Mau Menelan Kedondong?

- Selasa, 14 Juni 2022 | 06:31 WIB
Marzuki Usman (Fotodok/sinarharapan.co)
Marzuki Usman (Fotodok/sinarharapan.co)

Oleh : Marzuki Usman

SINAR HARAPAN - Pada tahun 1963, penulis sudah lulus Ujian Akhir Sekolah Menengah Atas (SMA) dan berencana mau menuntut Ilmu di Universitas Gajah Mada di Yogyakarta. Ayah penulis memimpikan supaya saya menjadi seorang dokter, karena setiap menyuntik menghasilkan uang. Harapan ayah penulis tidak tercapai, akhirnya penulis Kuliah di Fakultas Ekonomi, pada Universitas Gajah Mada.

Emak penulis tetap memberi semangat kepada penulis untuk menyabet Gelar Sarjana Ekonomi. Penulis bertanya kepada Emak, “Kenapa harus begitu Emak?” Beliau menjawab sebagai berikut. “Jika kamu cuma lulus Sekolah Dasar (SD) saja, maka kamu paling tinggi jabatannya adalah sebagai pesuruh saja. Akan tetapi jika engkau Marzuki berhasil menggondol gelar Sarjana Ekonomi, maka engkau punya banyak harapan untuk menjadi pengusaha yang sukses, dan atau Pejabat yang berhasil!”

Emak saya melanjutkan nasehat Beliau sebagai berikut, “Kata Pepatah Melayu, adalah sebagai berikut, “Awak Pipit Mau Menelan buah Kedondong? Apa yang akan terjadi?. Jika begitu maka burung pipitnyalah yang akan mati. Karena, buah Kedondong lebih besar dari burung pipit, dan bijinya kedondong itu berurat-urat yang sulit untuk ditelan si burung pipit.”

Kalau Gajah, “Buah Durian yang berduri saja bisa dia telan? Kok bisa? Jawabnya, si Gajah itu sebelum menelan buah durian itu, oleh si Gajah, buah durian itu diguling-gulingkan di atas daun-daun yang telah mati. Dan, setelah penuh daun-daun itu meliputi buah durian itu, maka barulah buah durian yang telah ditutupi oleh daun-daun itu ditelan semuanya oleh si Gajah itu.

Kata Emak, “Engkau harus menggondol gelar Sarjana Ekonomi yang berpredikat Sarjana Ekonomi yang terbaik!” Insya Allah, dengan demikian, engkau akan ditawarkan pekerjaan-pekerjaan yang terbaik. Insya Allah!!

Terima kasih ya Allah SWT, atas karunia-MU kepada hamba-Mu ini, memperoleh Emak yang bijaksana! Amin.

Jakarta, Menjelang Selesainya Puasa Syawal, 1443 H

Editor: Joko M

Sumber: opini

Tags

Terkini

Ikan Semah? Ikan Bangsawan?

Selasa, 9 Agustus 2022 | 05:50 WIB

Jangan Terjebak dengan Permainan AS

Jumat, 5 Agustus 2022 | 14:40 WIB

Produk Baru?

Selasa, 2 Agustus 2022 | 09:49 WIB

Maming Ikuti Jejak Harun Masiku

Selasa, 26 Juli 2022 | 07:50 WIB

Dimana Ada Air, Disitu Ada Ikan !!!

Selasa, 26 Juli 2022 | 07:23 WIB

Aku Nguyup?

Selasa, 19 Juli 2022 | 06:24 WIB

Bukan China Penyebab Kebangkrutan Sri Lanka

Senin, 18 Juli 2022 | 06:26 WIB

Tak-Kan Lari Gunung Di Kejar!!!

Selasa, 12 Juli 2022 | 06:57 WIB

“Buruk Muka Cermin Dibelah!”

Selasa, 5 Juli 2022 | 06:29 WIB

Alah Bisa Karena Biasa?

Selasa, 28 Juni 2022 | 09:22 WIB
X