• Kamis, 26 Mei 2022

Memandang Kompetisi China-AS Secara Realistis

- Rabu, 26 Januari 2022 | 11:38 WIB
Ilustrasi - Perang dagang Amerika Serikat dan China.
Ilustrasi - Perang dagang Amerika Serikat dan China.

DUA negara ini sedang bersaing melampaui ‘batas’. Wahana antariksa China telah mendarat di bulan. Sengaja ‘landing’ pada lokasi yang belum didarati pesawat antariksa AS.

Dalam eksplorasi tetangga bumi itu, China ketinggalan lima puluh tahun namun siapapun tahu perlu biaya besar, penguasaan Iptek, ribuan tenaga ahli dan dukungan industri modern untuk mewujudkan proyek tersebut.

Amerika Serikat pada 1960 -1973 menghabiskan US$8,1 miliar untuk Apollo dan US$9,4 untuk pesawat pendaratnya. Kalau diukur dengan biaya sekarang US$177 miliar. Belum biaya lain-lain.

Jadi kira-kira sebanyak itulah atau kemungkinan lebih besar, biaya yang dihabiskan China. Apa makna dan manfaatnya?

Proyek ruang angkasa menjadi tempat bagi pengujian ilmu pengetahuan yang dicapai China maupun Amerika Serikat. Kemampuan melakukan penerbangan. Penguasaan sistem telekomunikasi. Pemilikan teknologi mendukung kehidupan. Melakukan pengintaian jarak jauh. Membangkitkan minat generasi muda dan seterusnya.

Persaingan Baru?

Rakyat AS bersatu mewujudkan janji Presiden John F.Kennedy yang menyatakan negaranya akan mendarat di bulan sebelum dekade 1960-an berakhir. Janji itu direalisasikan. Astronot Michael Amstrong dan Edwin Aldrin dengan pesawat pendarat Eagle landing di Tranquality Base atau Dasar Ketenangan pada 20 Juli 1969. Rekan mereka Michael Collins, menunggu di orbit bulan dengan pesawat Columbia.

Saat itu sedang terjadi persaingan ideologi antara blok Uni Soviet dengan Amerika Serikat. Pendaratan di bulan membuat AS unggul dalam Iptek. 31 tahun kemudian, Uni Soviet, Pakta Warsawa dan blok Soviet runtuh. Secara ideologis Soviet kalah.

Kini, Amerika Serikat bersaing dengan China bahkan ada yang menyebut Perang Dingin baru. AS membentuk koalisi militer dengan Inggris dan Australia (AUKUS) dan membangun Dialog Pertahanan Empat Pihak (QUAD) yang terdiri dari India, Jepang, AS dan Australia.

Halaman:

Editor: editor3

Tags

Terkini

Mata Kuliah, “Bagaimana Berdiskusi?”

Selasa, 24 Mei 2022 | 07:51 WIB

Misteri Penggulingan PM Imran Khan

Senin, 23 Mei 2022 | 13:41 WIB

Selamat Merayakan Hari Waisak Bagi Umat Budha

Senin, 16 Mei 2022 | 10:00 WIB

IKN, Pajak Khusus dan Beban Baru

Minggu, 8 Mei 2022 | 14:24 WIB

Solusi Unik Lawan Solusi Masal

Selasa, 26 April 2022 | 09:19 WIB

Ekonomi Mudik

Minggu, 24 April 2022 | 12:09 WIB

Bandingkan, Batang Hari dengan Wonosari

Selasa, 19 April 2022 | 09:20 WIB

Tiga Tahap Pengusaha Sukses?

Selasa, 12 April 2022 | 09:25 WIB

Siapa Beruntung dari Perang di Ukraina?

Senin, 11 April 2022 | 13:52 WIB
X