Siapa Itu William Cochran?

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:02 WIB
Marzuki Usman
Marzuki Usman

PERISTIWANYA terjadi pada bulan September 1993, ketika itu penulis ikut serta sebagai anggota Delegasi Indonesia untuk bernegosiasi pada seluruh negara Anggota dari GATT (General Agreement on Trade and Tarif), sebanyak 113 negara di dunia, yang berkantor pusat di Geneva, di negara Swis. Pada pertemuan itu acara pokoknya adalah, “Kapan negara-negara di dunia akan menjalankan Perdagangan Dunia (International Trade) yang bebas dari Bea Masuk (Tarif)”.

Negosiasi itu, adalah berupa Forum Internasional. Yakni seluruh negara ikut bernegosiasi pada Perundingan Multilateral, disebut dengan istilah Multilateral Negotiation. Di samping itu, boleh juga ada perundingan antara dua negara saja, disebut dengan istilah perundingan Bilateral (Bilateral Negotiation).

Penulis pada waktu itu diberi tugas untuk bernegosiasi pada, “Perdagangan Jasa Antara Negara Anggota GATT”. Dan, penulis diberi mandat untuk bernegosiasi pada Perdagangan Jasa, dibidang:  1. Pariwisata, 2. Perhubungan (Darat, Laut, dan Udara), 3. Sektor : Keuangan, dan 4. Sektor Telekomunikasi (Telkom).

Kemudian, pada Rapat Umum dari negara para peserta Negosiasi Perdagangan Bebas (Free Trade) dibahas kapan mulai dilaksanakan, dan akan diberlakukan pada setiap anggota GATT. Dan, telah disepakati mulai tanggal 1 Januari 2021. Ini berarti pada saat itu masih ada waktunya 18 tahun, terhitung dari tahun 1993.

Ketua Delegasi Indonesia pada perundingan Perdagangan International itu adalah, Dr. Hasan Kartadjumena. Beliau ini lagi menjabat Duta Besar Indonesia pada Organisasi Dunia yang bernama GATT. Beliau berujar kepada penulis sebagai berikut. “Ya Marzuki kita harus malu!” Penulis bertanya, “Kenapa harus malu. Mana mungkin kita bisa mengalahkan Amerika Serikat?”

Dia berujar lagi sebagai berikut, “Marzuki pada tahun 1949, ada negosiasi antara Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri, M. Agus Salim, yang berumur 44 tahun. Sedangkan anggotanya Marzuki, semua orang-orang muda, yakni : 1. Soedarpo Sastrosatomo, umurnya 28 tahun, 2. Sumitro Djojohadikusumo, umurnya 28 tahun, 3. Sudjatmoko, umurnya 26 tahun, 4 Des Alwi, seorang Diplomat, umurnya 28 tahun, dan 5. Diplomat, LN. Palar, umurnya 28 tahun.

Sedangkan delegasi Belanda, diwakili oleh Diplomat kawakan yang hampir semuanya lulusan Doktor dari Perguruan Tinggi di Belanda. Negosiasi itu dilaksanakan di kota Lake Succes, New York, Amerika Serikat.     

Delegasi Indonesia memenangkan negosiasi itu. Dan Delegasi Belanda meminta untuk bernegosiasi lagi dengan pihak Indonesia di Belanda. Yang kemudian dikenal dengan nama Konferensi Meja Bundar (KMB) di Amsterdam pada 1949 juga.

Delegasi Belanda terpaksa menerima Keputusan itu, karena Wakil Presiden Amerika Serikat, Truman, memberi wewenang kepada petugasnya yang bernama “William Cochran”. Pada pertemuan di Lake Succes, New York itu. Beliau ini mengultimatumkan kepada delegasi Belanda, “Bahwa kalau Belanda tidak mau menyerahkan kedaulatan kepada bangsa Indonesia, maka Amerika Serikat tidak akan memberi Bantuan Roosevelt kepada Belanda, untuk memulihkan ekonominya yang sudah porak poranda, karena sempat dijajah Nazi Jerman”.

Halaman:

Editor: editor3

Tags

Terkini

Anies, Agenda Perubahan dan Tembak Mati Koruptor

Rabu, 1 Februari 2023 | 21:53 WIB

Kacang Kalengsong?

Selasa, 31 Januari 2023 | 06:01 WIB

Sutra Manih?

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:28 WIB

Industri Militer Dalang Kekacauan di Muka Bumi

Sabtu, 21 Januari 2023 | 10:06 WIB

Kacang Lupa Di Kulit?

Selasa, 17 Januari 2023 | 07:04 WIB

Survei dan Atau Maunya Partai Politik

Jumat, 13 Januari 2023 | 10:13 WIB

Nasi Kandar = Nasi Goreng?

Selasa, 10 Januari 2023 | 06:11 WIB

Limau Bali?

Selasa, 3 Januari 2023 | 05:53 WIB

Catatan Akhir Tahun (Seri 4): Pemberantasan Korupsi

Rabu, 28 Desember 2022 | 17:08 WIB

Sbatical Leadership? (Pemimpin Pensiunan)?

Selasa, 27 Desember 2022 | 06:54 WIB

Catatan Akhir Tahun (Seri 3): Kepemimpinan Ideal

Minggu, 25 Desember 2022 | 14:36 WIB

Selamat Merayakan Natal

Sabtu, 24 Desember 2022 | 11:22 WIB
X