Ole Hadapi Tekanan Berat Setelah MU Dibantai Liverpool

Rabu , 27 Oktober 2021 | 22:47
Ole Hadapi Tekanan Berat Setelah MU Dibantai Liverpool
Sumber Foto The Athletic
Pelatih MU Ole Gunnar Solksjaer dan Christiano Ronaldo

JAKARTA--Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan terancam dicopot jika Manchester United (MU) kalah melawan Tottenham, Manchester City dan Atalanta, kata sumber-sumber kepada ESPN. Senin lalu Solskjaer terlibat dalam diskusi dengan Wakil Kepala Eksekutif Ed Woodward dan Direktur Pelaksana Richard Arnold atau 24 jam setelah Setan Merah digasak Liverpool 5-0 di Old Trafford.

Sementara itu Antonio Conte sudah menyatakan bersedia melatih MU, namun direksi Setan Merah tidak satu suara dalam merekrut mantan pelatih Juventus, Chelsea dan Inter Milan itu. Sejumlah pembesar MU beranggapan dengan merekrut Conte yang pernah memenangkan gelar liga Inggris dan Italia, maka itu bertentangan menghidupkan kembali kultur klub yang sangat mempengaruhi pengambilan keputusan sejak Jose Mourinho hengkang Desember 2018.

Sumber-sumber yang dekat dengan Solskjaer mengharapkan dia tetap melatih MU saat melawan Tottenham, tetapi pelatih asal Norwegia itu tidak mendapatkan jaminan lebih dari laga itu. Tim pelatih Solskjaer juga disorot tajam. Kabarnya mereka tak mau meninggalkan sang manajer dan tak mau dijadikan pelatih sementara jika Solksjaer dipecat.

Tiga calon yang mereka inginkan pada 2018, yakni Mauricio Pochettino, Thomas Tuchel dan Julian Nagelsmann, semuanya sudah menjadi pelatih Paris Saint-Germain, Chelsea dan Bayern Munich.

Pochettino bahkan didukung penuh oleh seluruh hierarki United, tetapi dia malah meneken perpanjangan kontrak satu tahun di PSG pada Juli sehingga tak mungkin menjadi pengganti Solskjaer. Sementara itu, mantan manajer Real Madrid Zinedine Zidane kabarnya tak tertarik menjadi pelatih MU.

Setelah memenangi tiga dari empat pertandingan pertamanya, tim asuhan Solskjaer kalah lima kali dari sembilan pertandingan terakhir dan kebobolan sembilan gol dalam dua pertandingan Liga Inggris terakhirnya.

Mereka belum memenangi pertandingan liga sejak menang 2-1 atas West Ham pada 19 September dan menduduki urutan ketujuh dalam klasemen atau terpaut delapan poin di belakang Chelsea.

Sabtu pekan ini United melawat ke kandang Tottenham sebelum bertandang ke Atalanta untuk pertandingan Liga Champions, Selasa pekan depan. Juara Manchester City adalah tamu berikutnya di Old Trafford empat hari kemudian dalam pertandingan terakhir United sebelum jeda internasional November nanti.

Jika Solskjaer gagal membawa timnya menang melawan ketiga tim ini, maka posisinya hampir pasti dicopot, demikian laporan ESPN.

Keretakan Pemain

Gelandang Manchester United, Paul Pogba membantah rumor yang mengatakan bahwa adanya keretakan hubungan antara dirinya dan pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. Pemain asal Prancis tersebut menyebut bahwa rumor itu sebagai sebuah berita bohong.

Namun, media Inggris The Sun baru-baru ini mengeluarkan laporan terbaru mengenai spekulasi masa depan Pogba. Mereka mengklaim Pogba ingin cabut dari Manchester United selama Ole Gunnar Solskjaer masih menjadi pelatih Setan Merah.

Laporan tersebut bahkan mengklaim bahwa Pogba sampai tidak mau berbicara dengan Solskjaer setelah MU dipermalukan Liverpool 5-0 di Old Trafford akhir pekan lalu.

Tidak terima dengan pemberitaan itu, Pogba memberikan klarifikasi melalui akun media sosialnya beberapa saat yang lalu. "Media sekali lagi ingin menciptakan polemik dengan berita yang 100 persen bohong. Mereka menggunakan kebohongan besar untuk membuat sebuah tajuk berita," tulisnya di Instagram Stories, yang dikutip Sky Sports pada Rabu. "Jurnalis yang menggunakan nama saya untuk menciptakan polemik ini mengada-ada sesuatu yang tidak ada."

Sementara itu mega bintang Cristiano Ronaldo berusaha menggalang dukungan kepada manajer Manchester United Ole Gunnar Solksjaer dan mendorong rekan-rekan satu timnya bangkit dalam masa krisis ini dengan tampil baik melawan Tottenham Hotspur akhir pekan ini.

Menurut Manchester Evening News, Ronaldo menyatukan rekan-rekannya dan mendorong mereka tetap mendukung manajer Ole Gunnar Solskjaer yang tengah menghadapi hujatan. Ronaldo menyarankan pemain-pemain United tidak mengeluhkan taktik bermain yang diadopsi Solskjaer, sampai pergantian manajer memang benar dilakukan.

Sejumlah pemain United dikabarkan kehilangan kepercayaan kepada Solskjaer. Cara dia memilih pemain telah membingungkan para pemain sejak awal musim ketika dia memainkan Daniel James melawan Wolves dua hari sebelum dilepas kepada Leeds United seharga 25 juta pound.

Sejumlah pemain bahkan kaget Solskjaer tidak mengubah starting eleven MU ketika melawan Liverpool. Mereka juga keheranan oleh sikap Solksjaer yang jarang memainkan Jesse Lingard.

Penampilan Donny van de Beek saat latihan juga telah membuat rekan-rekan satu timnya terkesan, tetapi gelandang bernilai 40 juta poundsterling itu malah baru dimainkan selama lima menit sepanjang musim ini.

Seorang pemain Manchester United kabarnya mempertanyakan peran Harry Maguire sebagai kapten dalam sebuah diskusi di Old Trafford menyusul kekalahan memalukan 0-5 dari seteru berat Liverpool.

Menurut The Times, para pemain United diundang untuk berbagi pendapat oleh Solskjaer setelah kekalahan tandang 2-4 dari Leicester awal bulan ini.

Salah satu pemain kemudian mempertanyakan keputusan Solskjaer dalam menunjuk Maguire sebagai kapten pada awal 2020.

Pemain lainnya menuduh rekan-rekan setimnya kurang motivasi selama latihan, sementara yang lain mempertanyakan mengapa Solksjaer tidak mau menarik pemain-pemain tertentu yang belum dalam performa terbaiknya musim ini.

Setelah kekalahan 0-5 dari Liverpool, Solskjaer menyebut kekalahan itu 'hari tergelapnya' sebagai bos United. "Tak mudah mengatakan apa pun selain ini adalah hari tergelap saya memimpin pemain-pemain ini,” kata Solskjaer kepada Sky Sports.
 

 
 
 


Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load