Menpora: Temuan Atlet Positif Covid-19 Tak Pengaruhi PON

Senin , 04 Oktober 2021 | 12:55
Menpora: Temuan Atlet Positif Covid-19 Tak Pengaruhi PON
Sumber Foto Antara/Zuhdiar Laeis
Menpora Zainudin Amali didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas (kiri) di Mimika Sport Centre, Mimika, Senin (4/10/2021).

MIMIKA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memastikan temuan beberapa atlet yang positif Covid-19 tak memengaruhi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

"Saya kira daribawal mereka datang kan sudah divaksin. Jadi, kalau toh ada 1-2 orang (positif Covid-19) ya biasalah itu. Tidak ada masalah," kata Menpora, di Mimika, Senin (4/10/2021).

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Mimika Sport Centre yang menjadi arena sejumlah cabang olahraga, seperti atletik dan basket.

Menurut dia, atlet yang diketahui positif Covid-19 akan langsung menjalani karantina, sementara atlet-atlet lain tetap menjalani kegiatan seperti biasa."Satu kena, (PON) langsung dihentikan tidak mungkinlah. Kan sudah berjalan, bahkan ada yang sudah dapat medali," katanya.

Jadi, Menpora sekali lagi menegaskan bahwa temuan kasus atlet positif Covid-19 tersebut tidak memengaruhi pelaksanaan PON."Itu dari awal, dari technical meeting sudah diberitahu bahwa bagi cabang olahraga yang atletnya ada yang terindikasi positif langsung diisolasi. (Atlet) yang lain tetep jalan aja," ia menambahkan.

Sebelumnya, diketahui dua atlet judo Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terpaksa harus bertahan di Mimika, Papua, karena terpapar Covid-19, setelah dilakukan uji polymerase chain reaction (PCR) sebelum jadwal kepulangan tim Judo kembali ke provinsinya.

Pelatih Judo Kaltim, Adianoor mengatakan dua atlet tersebut yakni Melia Kubus dan Eko Haryono yang saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit di Mimika."Jadwal kepulangan tim Judo Kaltim menuju Kaltim pada 3 Oktober 2021, dari tiga atlet yang manjalani tes PCR dua atlet dinyatakan positif dengan status tanpa gejala," katanya.

Adianoor mengaku tetap bertahan di Mimika untuk menemani dua anak didiknya hingga kepulangan menuju Kalimantan Timur."Untuk dua atlet yang positif dijadwalkan menjalani tes ulang PCR, kami sudah melakukan koordinasi dengan tim kesehatan KONI Kaltim, semoga hasilnya ada perubahan dan kami segera pulang," ujarnya.

PON Papua berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang dibagi pelaksanaannya di empat daerah, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke. Meski baru dibuka pada 2 Oktober kemarin, ada beberapa cabang olahraga yang sudah memulai jalannya kompetisi dan perebutan medali sejak pertengahan September lalu.(*)



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load