Pelatih Richard Mainaky Pensiun dari PBSI

Senin , 06 September 2021 | 13:57
Pelatih Richard Mainaky Pensiun dari PBSI
Sumber Foto dok/CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama
Pelatih ganda campuran bulu tangkis Indonesia Richard Mainaky.

JAKARTA - Pelatih ganda campuran bulutangkis Indonesia, Richard Mainaky memutuskan pensiun dari PP PBSI (Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) per 27 September.

Richard mengatakan telah mengucapkan secara lisan keinginannya untuk pensiun pada pekan lalu. Ia juga menyebut sudah memberikan surat resmi pengunduran dirinya kepada PBSI pada Senin (6/9/2021)."Secara lisan, sudah pekan lalu saya ungkapkan keinginan untuk pensiun ke Rionny Mainaky [Kabid Binpres PBSI] dan Alex Tirta [Ketua Harian PBSI] dan surat resmi pengunduran diri saya kasih hari ini. Semua baik-baik dan lancar," kata Richard kepada Cnnindonesia.com.

Sebenarnya, lanjut dia, ia sudah memiliki keinginan untuk pensiun sejak 2020 lalu. Tepatnya setelah Olimpiade Tokyo digelar 2020. Namun, karena pandemi Covid-19 yang membuat Olimpiade juga menjadi tertunda setahun, keputusan pensiunnya ikut mundur ke 2021."Saya rasa saya sudah cukup. Niat pensiun itu kan awalnya setelah Olimpiade 2020 kemarin. Tapi Olimpiade tertunda karena pandemi, niat saya juga ikut tertunda sampai hari ini," ia mengungkapkan.

Richard menyebut pengabdiannya selama 26 tahun buat Indonesia di bulutangkis sudah cukup. Ia akan memulai kehidupan barunya bersama keluarga di kampung halamannya di Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Rencananya Richard akan mengurus rumah makan di kampung halaman bersama istri dan keluarga. Ia juga tidak menutup kemungkinan untuk membuka akademi bulutangkis di Manado."Selama 26 tahun ini waktu saya habis di bulutangkis. Sekarang sudah waktunya saya untuk keluarga. Saya mau bantu istri saya urus restoran di Manado bersama anak saya. Mungkin juga akan buka sekolah bulutangkis ke depannya," ujarnya.

"Saya baru kasih surat yang isinya per 27 September saya baru akan selesai di PBSI. Sekarang saya masih persiapkan anak-anak terakhir kali untuk ke Sudirman Cup. Saya mau maksimal persiapkan mereka. Setelah mereka berangkat, saya baru akan fokus pindah ke Manado," ia menambahkan.(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load