Pelatih Tottenham Ingin Segera Bertemu Harry Kane

Kamis , 05 Agustus 2021 | 13:33
Pelatih Tottenham Ingin Segera Bertemu Harry Kane
Sumber Foto AFP/Alastair Grant
Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane merayakan gol ketika laga melawan Dinamo Zagreb pada babak 16 besar Liga Europa di Stadion Tottenham Hotspur, London pada 11 Maret 2021.

JAKARTA - Pelatih Tottenham Hotspur Nuno Espirito Santo mengaku ingin segera bertemu dengan Harry Kane untuk berdiskusi soal situasi kapten timnas Inggris tersebut di Spurs.

"Saya berharap bisa berbicara dengan Harry secepatnya. Saya sekarang belum mempunyai kesempatan itu. Kami pertama-tama harus menyelesaikan semua masalah bersama, lalu saya akan berbicara kepada kalian," kata Nuno seperti dikutip Sky Sports, Kamis (5/8/2021).

Selanjutnya Nuno enggan berkomentar lebih jauh mengenai situasi Harry Kane di Tottenham terlebih setelah kapten timnas Inggris itu mangkir dari latihan Spurs.

Dia menegaskan akan membahas hal ini secara internal dan meminta semua pihak menghindari argumentasi atau diskusi publik soal hal ini."Itu bukan yang saya ingin komentari, apa yang saya percaya semua masalah ini berhubungan dengan semuanya yang harus didiskusikan secara internal di antara kami," katanya.

"Mari berusaha menghindari semua jenis argumentasi atau diskusi publik soal ini. Kami harus fokus kepada apa yang penting, mengatasi situasi di antara kami," tegas Nuno.

Pelatih asal Portugal itu melanjutkan bahwa Tottenham akan menyelesaikan masalah ini secara internal dan berusaha mencapai solusi terbaik dari situasi ini."Kami akan memecahkan situasi ini secara internal, dengan klub berbicara dan berusaha mencapai solusi lebih baik dan kesimpulan berdasarkan situasi ini," ujar Nuno.

Beberapa waktu lalu Harry Kane terpantau absen dalam dua sesi latihan Tottenham pada Senin dan Selasa kemarin usai liburan setelah membela timnas Inggris dalam Euro 2020. Absennya Kane dikabarkan merupakan bentuk keinginan dari penyerang Inggris tersebut untuk hengkang dari Tottenham Hotspur musim panas ini.(*)



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load